FIFA Matchday

PSSI Penasaran Alasan Kuwait Batal Lawan Timnas Indonesia, Kepikiran Ada Sabotase

Erick Thohir menjelaskan bahwa laga melawan Kuwait dan Lebanon sudah dipersiapkan dengan matang.

TRIBUN MEDAN/APRIANTO TAMBUNAN
ERICK THOHIR: Ketum PSSI, Erick Thohir ketika diwawancarai awak media di Stadion Utama Sumatra Utara (SUSU), Senin (18/8/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, masih penasaran alasan Kuwait batalkan lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday pada September 2025 ini.

Erick Thohir belum menemukan alasan mundurnya Kuwait dari laga uji coba melawan timnas Indonesia, sehingga ada kepikiran sabotase.

Kedua tim dijadwalkan akan bertemu pada bulan September nanti bersama Lebanon.

Laga ini sebenarnya akan dimanfaatkan oleh pelatih Patrick Kluivert untuk persiapan jelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Baca juga: Terungkap 3 Alasan PSSI Rekrut Alexander Zwiers Jadi Direktur Teknik Timnas Indonesia

Kondisi yang ada saat ini memaksa timnas hanya memiliki satu agenda uji coba melawan Lebanon.

Tentunya, ini jadi kerugian tersendiri untuk skuad Garuda karena keputusan mendadak dari Kuwait.

Erick Thohir menjelaskan bahwa laga melawan Kuwait dan Lebanon sudah dipersiapkan dengan matang.

Apalagi, ini jadi agenda timnas untuk melawan tim Timur Tengah untuk mematangkan tim jelang kualifikasi Piala Dunia 2026.

Ketua erick thohir baru 25
Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat memberikan keterangan kepada awak media setelah memperkenalkan Direktur Teknik PSSI Alexander Swiers di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Senin (25/8/2025).

Baca juga: Arsenal vs Liverpool, The Gunners Dipastikan tanpa Bukayo Saka, Terancam Absen juga Lawan Man United

Hal ini tentu membuat PSSI harus mengatur ulang rencana dan waktu yang tersedia tidak banyak.

"Kami tentu sangat menyesal karena sudah jauh-jauh hari (mempersiapkan)."

"Semua sudah terkunci. Kami punya planning melawan tim Timur Tengah, Kuwait, dan Lebanon," kata Erick Thohir dilansir dari laman Kompas.com.

Sosok yang menjabat sebagai Menteri BUMN ini bahkan masih belum menemukan alasan pasti mundurnya Kuwait.

Bahkan, dia mencium ada aroma sabotase untuk mempengaruhi persiapan timnas.

Baca juga: Bursa Transfer - Nicolas Jackson Tinggalkan Chelsea, Sepakat Pindah dengan Bayern Muenchen

Tentunya, mereka juga tidak paham dengan kondisi internal Kuwait.

"Awalnya kami juga boleh bertafsir buruk. Ini ada sabotase apa lagi? Mau uji coba saja susah sekali."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved