Sumut Terkini

Curiga Adiknya Dibunuh, Bukan Bunuh Diri, Kakek Asal Aceh Tamiang Lapor ke Polda Sumut

Ia datang ditemani sejumlah anggota keluarga, dan rekannya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Tayang:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
Seorang kakek bernama Teguh (62), warga Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh mendatangi Polda Sumut, Kamis (25/6/2026). Ia datang melapor soal kematian adiknya terjadi pada 2 Juni lalu, bernama Safii (44), dinilai janggal bukan bunuh diri. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Seorang kakek-kakek bernama Teguh (62), warga Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh mendatangi Polda Sumut, Kamis (25/6/2026).

Ia datang ditemani sejumlah anggota keluarga, dan rekannya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Ketika ditemui, Teguh mengatakan melapor soal kematian adiknya terjadi pada 2 Juni lalu, bernama Safii (44), di Perkebunan Bandar Selamat, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Ia curiga adiknya bukan tewas bunuh diri, melainkan curiga diduga dibunuh.

Selain itu, diduga ada luka memar di di bagian dada almarhum.

Kemudian, di bagian lehernya diduga ada bekas jeratan tali, bukan seperti gantung diri menggunakan kain jendela, seperti ditemukan di awal.

"Curiganya itulah, karena ada memar di dada itu. Di dada sebelah kiri, ada memar. Itu yang tahu, yang memandikannya, dan kemudian ada jeratan di leher,"kata Teguh, Kamis (25/6/2025).

Teguh mengungkapkan, adiknya ditemukan tewas di dalam kamar kondisi tergantung di kain jendela menggunakan tali nilon, Selasa 2 Juni lalu.

Saat itu, seorang kepala dusun bernama Suriadi, mengevakuasi korban, dan membawa korban ke Puskesmas.

Namun, karena sudah meninggal, langsung dibawa pulang, untuk disemayamkan, lalu dimakamkan.

"Yang bilang bunuh diri itu si Kadus, terus dibawa ke Puskesmas. Pulang dari puskesmas, hingga ke rumah adik saya itu, bilang kan kejadiannya bunuh diri gitu,"ungkapnya.

Menurut informasi yang beredar, korban yang selama ini bekerja sebagai pedagang martabak, sempat memergoki sang istri bersama seorang kepala desa.

Kecurigaan keluarga bertambah karena lokasi kejadian sudah bersih, saat keluarga kembali sampai ke rumah.

Kemudian, pihak Kepolisian baik dari Polsek Bandar Pulau, Polres Asahan tidak datang untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).

Ditambah, alat bukti berupa tali nilon yang diduga untuk gantung diri sudah tak ada.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 3
Kamis, 25 Juni 2026 | 02:00 WIB
Switzerland
Swiss
2 - 1
Canada
Kanada
Grup B - Matchday 3
Kamis, 25 Juni 2026 | 02:00 WIB
Bosnia
Bosnia
3 - 1
Qatar
Qatar
Grup C - Matchday 3
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:00 WIB
Scotland
Skotlandia
0 - 3
Brazil
Brasil
Grup C - Matchday 3
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:00 WIB
Morocco
Maroko
4 - 2
Haiti
Haiti
Grup A - Matchday 3
Kamis, 25 Juni 2026 | 08:00 WIB
South Africa
Afrika Selatan
1 - 0
South Korea
Korea Selatan
Grup A - Matchday 3
Kamis, 25 Juni 2026 | 08:00 WIB
Czechia
Ceko
0 - 3
Mexico
Meksiko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved