Sumut Terkini
IRT di Tebingtinggi Kehilangan Bola Mata dan Buta Permanen setelah Dilempar Batu oleh OTK di Jalan
Seorang ibu rumah tangga bernama Dea Amanda Saragih (23), warga Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang ibu rumah tangga bernama Dea Amanda Saragih (23), warga Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi terpaksa kehilangan bola matanya.
Bola mata sebelah kanannya terpaksa dioperasi, atau diangkat akibat luka yang dialami.
Kini, wanita tersebut mengalami buta permanen setelah dinyatakan mata kanan tak bisaahj diselamatkan.
Suami korban, Wahyu Saputra (24) menceritakan, peristiwa yang menimpa istrinya bermula pada Sabtu (7/2/2026) lalu, sekira pukul 22:00 WIB.
Saat itu, mereka sedang berkendara menggunakan sepeda motor, dengan posisi korban dibonceng.
Setibanya di sekitar Jalan Abdul Rahim Lubis, tiba-tiba istrinya, Dea Amanda Saragih berteriak kesakitan
Begitu dilihat ke belakang, Dea memegang mata sebelah kanannya yang mulai bercucuran darah.
Panik melihat kondisi istrinya, keduanya ke rumah sakit dan menjalani pemeriksaan medis.
Belakangan, dokter menyatakan mata Dea tak bisa digunakan lagi, sehingga harus diangkat, dan harus buta permanen.
"Bola mata istri saya sudah diangkat, dioperasi. Buta permanen jadinya,"kata Wahyu Saputra, Rabu (11/2/2026).
Wahyu mengatakan, belakangan diketahui yang melempar batu ke istrinya adalah seorang penjaga malam.
Informasi yang didapatnya, pelaku saat itu ingin melempar ke arah anak-anak, namun nyasar ke istrinya.
Mengenai peristiwa ini, ia sudah melapor ke Polres Tebingtinggi agar pelaku ditangkap, dan diproses hukum.
"Sudah melapor. Mudah-mudahan dapat keadilan."
(Cr25/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Bupati Masinton Pastikan Percepat Pemulihan Bencana di Tapteng |
|
|---|
| Dua Mobil Tabrakan di Toba, Polisi: Satu Alami Luka Berat dan Seorang Lagi Luka Ringan |
|
|---|
| Kenang Lebaran sebelum Banjir Tapteng, Sulianti: Dulu Toples Ini Diisi Kue Lebaran dan Rumah Lebar |
|
|---|
| Tangis dan Doa di Desa Lopian Tapteng, Salat Id Berjalan Khidmat di Tengah Kondisi Pascabencana |
|
|---|
| DI MEDAN: Kapolri Didampingi Irjen Johnny E Isir, Panglima TNI Bareng Asintel Mayjen Rio Firdianto |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Dea-Amanda-Saragih-23-ibu-rumah-tangga-yang-buta-permanen_1.jpg)