Sumut Terkini

Kota Siantar dan Labuhanbatu Alami Deflasi per November 2025 Usai Cabai Masuki Musim Panen

Adapun dua wilayah kerja KPwBI Pematangsiantar, yaitu Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Labuhanbatu mencatatkan deflasi

Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
Tribunnews.com/Alija Magribi
Pedagang Gedung IV Pasar Horas di Kota Pematangsiantar, Senin (1/12/2025). Stabilnya harga cabai akibat musim panen bulan November 2025, tingkat inflasi di Kota Siantar terkendali. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR- Unit Data, Statistik dan Kehumasan Kantor Perwakilan Bank Indonesia - Pematangsiantar melaporkan tingkat inflasi bulan November 2025.

Adapun dua wilayah kerja KPwBI Pematangsiantar, yaitu Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Labuhanbatu mencatatkan deflasi masing-masing sebesar -0,11 persen (mtm) dan -1,23 % (mtm). 

Laporan per November secara Month to Month (MTM) di Kota Pematangsiantar yakni Cabai Merah menyumbang andil deflasi -032 persen; Tomat -0,12 persen; dan Jeruk 0,02 persen. 

Kondisi yang sama juga terjadi di Labuhanbatu di mana Cabai Merah menyumbang andil deflasi -0,66 persen; Tomat -0,32 persen serta Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar -0,19 persen. 

Kemudian komoditas yang mendorong inflasi antara lain, di Kota Pematangsiantar tercatat emas menyumbang andil 0,08 persen; wortel 0,06 persen; dan daging ayam ras 0,05 persen. 

Sementara untuk Labuhanbatu, diketahui inflasi disumbang oleh andil ikan kembung sebesar 0,15 persen; telur ayam ras 0,12 persen dan ikan gabus 0,04 persen.

Deflasi yang terjadi disebabkan andil komoditas cabai merah dan tomat di masing-masing daerah yang diakibatkan masuknya masa panen di sentra produksi pemasok daerah tersebut, namun biaya komoditas emas perhiaasan tetap mengambil andil inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga emas global.

“Berdasarkan capaian tahunan, inflasi di Kota Pematangsiantar tercatat masih cukup tinggi dan telah melebihi dari rentang target nasional yang telah ditetapkan sebesar 2,5 % + 1 % ,” bunyi laporan KPw BI Pematangsiantar yang disampaikan Sandriani Harahap. 

Kedepan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar bersama TPID Kota Pematangsiantar saling bersinergi dengan sentra produksi untuk menekan inflasi yang lebih tinggi di Desember 2025 dan bersama TPID Labuhan Batu untuk menjaga inflasi di rentang sasaran sesuai dengan target nasional.

(alj/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved