Berita Olahraga

Popkot Kota Medan 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 1.100 Atlet Pelajar

Sebanyak 1.100 atlet pelajar ambil bagian pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Kota (Popkot) Medan 2026 yang secara resmi .

Tayang:
TRIBUN MEDAN/Aprianto Tambunan
PEKAN OLAHRAGA - Wali Kota Medan Rico Waas membuka secara resmi Pekan Olahraga Pelajar Kota (Popkot) Medan 2026 di Lapangan Balai Desa, Kecamatan Medan Helvetia, Kamis (21/5/2026) sore. Popkot 2026 ini diikuti 1.100 atlet pelajar se-Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebanyak 1.100 atlet pelajar ambil bagian pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Kota (Popkot) Medan 2026 yang secara resmi dibuka di Lapangan Balai Desa, Kecamatan Medan Helvetia, Kamis (21/5/2026) sore. 

Event olahraga pelajar tahunan tersebut akan berlangsung hingga 26 Mei 2026 dengan mempertandingkan 12 cabang olahraga. Apapun 12 cabor itu yakni judo, taekwondo, tinju, gulat, panjat tebing, catur, karate, tenis lapangan, bulutangkis, pencak silat, renang dan tenis meja. 

Popkot Medan 2026 menjadi salah satu wadah pembinaan atlet pelajar sekaligus upaya mencari bibit-bibit potensial yang nantinya diharapkan mampu berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional.

Pembukaan Popkot Medan 2026 dilakukan langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Dalam sambutannya, Rico menegaskan pentingnya pembinaan olahraga sejak usia dini untuk mencetak atlet berkualitas di masa depan.

Menurutnya, menjadi seorang juara tidak bisa diraih secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang, latihan yang disiplin, serta pengalaman bertanding sejak dini.

“Menjadi pemenang itu bukan hal mudah. Semua butuh proses sejak usia dini. Diawali dari Popkot ini, kita berharap lahir atlet-atlet pelajar yang nantinya mampu mengharumkan nama Kota Medan,” ujar Rico.

Rico juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan ajang tersebut sebagai sarana belajar dan meningkatkan kemampuan, bukan semata-mata mengejar kemenangan. Ia meminta seluruh atlet tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.

Tak hanya kepada atlet, Rico juga berpesan kepada wasit dan juri agar menjalankan tugas secara profesional, adil, dan jujur demi terciptanya pertandingan yang berkualitas.

“Selamat bertanding untuk seluruh peserta. Tetap junjung tinggi sportivitas,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Rico Waas turut menyapa dan berinteraksi langsung dengan para atlet pelajar yang hadir. Suasana pembukaan semakin meriah ketika wali kota memberikan hadiah berupa perlengkapan olahraga kepada sejumlah atlet yang berhasil menjawab pertanyaan yang diberikan.

Sementara itu, Ketua Panitia Popkot Medan 2026, T Chairuniza yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan mengatakan, ajang tersebut diikuti sekitar 1.100 atlet pelajar dari berbagai sekolah dan klub olahraga di Kota Medan.

Ia menjelaskan Popkot Medan bukan hanya sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter generasi muda.

“Popkot Medan ini bertujuan mengembangkan potensi dan daya saing atlet pelajar untuk menghadapi event tingkat provinsi maupun nasional. Selain itu, juga menanamkan disiplin dan sportivitas kepada para atlet,” katanya.

Menurut Chairuniza, kegiatan olahraga seperti Popkot juga memiliki dampak sosial yang sangat positif bagi kalangan pelajar. Dengan aktif berolahraga, para pelajar diharapkan dapat terhindar dari berbagai perilaku negatif di lingkungan sosial.

“Yang paling penting adalah mengajak pelajar menjauhi kenakalan remaja seperti geng motor. Kita tahu sekarang geng motor semakin merajalela, sehingga kegiatan positif seperti olahraga sangat penting untuk membentuk karakter anak-anak kita,” ungkapnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved