Berita Olahraga

Ladies Pool League Sumut Seri II Resmi Digelar, Jadi Ajang Kebangkitan Atlet Biliar Putri

Kejuaraan Biliar Seri II Ladies Pool League Sumut Tahun 2026 resmi digelar di Zigma Biliard Medan, Kamis (21/5/2026).

Tayang:
TRIBUN MEDAN/Aprianto Tambunan
KEJUARAAN BILIAR - Foto bersama Sekum KONI Sumut Syahrial Pulungan (tengah) bersama tamu undangan pembukaan Kejuaraan Biliar Seri II Ladies Pool League Sumut Tahun 2026 di Zigma Biliard Medan, Kamis (21/5/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kejuaraan Biliar Seri II Ladies Pool League Sumut Tahun 2026 resmi digelar di Zigma Biliard Medan, Kamis (21/5/2026).

Ajang ini menjadi salah satu langkah nyata pembinaan atlet biliar putri di Sumatera Utara sekaligus membuka peluang lahirnya pebiliar-pebiliar potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Pembukaan kejuaraan dilakukan langsung oleh Sekretaris Umum KONI Sumut, Syahrial A Pulungan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Umum III KONI Sumut H Irwan Pulungan ,Sekjen PB POBSI Achmad Fadil Nasution, sponsor utama sekaligus Owner Team 76 Harimau Sumatera Hidayat Batubara yang diwakili Ucok Rambe, perwakilan KONI Medan Vauzan Tyo, Ketua POBSI Medan Halomoan Samosir, Owner Zigma Biliard Jenni, serta para pengurus cabang POBSI se-Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Syahrial Pulungan mengapresiasi pelaksanaan Ladies Pool League Sumut Seri II yang dinilai menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas atlet putri di cabang olahraga biliar.
Ia berharap melalui kejuaraan tersebut akan lahir atlet-atlet putri Sumatera Utara yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang besar ke depan.

“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan Ladies Pool League Sumut 2026 Seri II ini. Kami berharap dari ajang ini lahir atlet-atlet biliar putri Sumut yang nantinya mampu bersaing di level nasional maupun internasional,” ujar Syahrial.

Syahrial juga menyinggung persiapan KONI Sumut menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) yang direncanakan berlangsung pada November 2026. Menurutnya, ajang tersebut akan menjadi bagian awal pembinaan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Cabang olahraga biliar sendiri dipastikan kembali dipertandingkan pada ajang olahraga nasional empat tahunan tersebut.

“Porprovsu nanti menjadi langkah awal menuju PON 2028 di NTT dan NTB. Karena itu pembinaan harus terus berjalan sejak sekarang, termasuk melalui event seperti Ladies Pool League ini,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar terus fokus menjalani latihan dan memiliki mimpi besar menjadi atlet berprestasi yang mampu membawa nama Sumatera Utara di tingkat lebih tinggi.

Menurut Syahrial, prestasi biliar Sumut pada PON 2024 lalu sudah sangat membanggakan setelah berhasil meraih enam medali emas, satu perak dan sepuluh perunggu. Capaian tersebut diharapkan tidak hanya dipertahankan, tetapi juga meningkat pada PON mendatang.

“Prestasi itu harus bisa dipertahankan bahkan kalau bisa ditingkatkan dua kali lipat. Kami dari KONI Sumut menaruh harapan besar kepada POBSI Sumut agar terus berkembang, terutama dari sektor atlet putri,” ucapnya.

Sementara itu, sponsor utama yang juga Owner Team 76 Harimau Sumatera, Hidayat Batubara melalui perwakilannya Ucok Rambe mengatakan kejuaraan Ladies Pool League merupakan bentuk komitmen untuk memajukan olahraga biliar putri di Sumatera Utara.

Menurutnya, selama ini kejuaraan biliar lebih banyak didominasi kategori putra, sementara kesempatan bagi atlet putri masih sangat minim. Karena itu, pihaknya ingin menghadirkan terobosan baru agar atlet putri juga memiliki ruang berkembang dan berprestasi.

“Ladies Pool League ini menjadi awal yang baik. Selama ini event putri masih sangat sedikit. Kondisi itu tidak boleh terus dibiarkan karena atlet putri Sumut juga harus bisa maju dan bangkit seperti atlet putra,” katanya.

Ucok menegaskan kejuaraan tersebut bukan sekadar event sesaat, melainkan akan digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang.

Ia juga menyampaikan pesan dari Hidayat Batubara kepada seluruh peserta agar tetap serius menjalani pertandingan dan terus berlatih demi mencapai cita-cita menjadi atlet profesional.

“Walaupun nanti belum menjadi juara, jangan berhenti berlatih. Tetap fokus, minta masukan dari pelatih dan terus tingkatkan kemampuan. Kami dari Team 76 Harimau Sumatera berkomitmen mendukung pembinaan atlet biliar putri Sumut ke depan,” ujarnya.

Di sisi lain, Sekjen PB POBSI Achmad Fadil Nasution yang juga menjadi penanggung jawab event mengungkapkan antusiasme peserta pada seri kedua mengalami peningkatan dibanding seri pertama.

Ia menyebut jumlah peserta pada Seri II mencapai 53 atlet, meningkat dari Seri I yang diikuti 44 peserta. Para peserta berasal dari sembilan kabupaten/kota dan 12 klub biliar di Sumatera Utara.

“Ini menunjukkan antusiasme atlet putri terhadap olahraga biliar semakin tinggi. Bahkan kalau dibandingkan dengan provinsi lain, event Ladies Pool seperti di Sumut ini termasuk sangat aktif,” katanya.

Fadil optimistis perkembangan tersebut akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas atlet biliar putri Sumatera Utara di masa mendatang.

“Ini menjadi sinyal positif bahwa ke depan atlet biliar putri Sumut akan berkembang semakin pesat,” ujarnya.

Ladies Pool League Sumut Tahun 2026 sendiri digelar dalam tiga seri ditambah satu grand final. Seri I berlangsung pada 2-3 April 2026, Seri II pada 7-8 Mei 2026, Seri III dijadwalkan 4-5 Juni 2026, sementara grand final akan digelar pada 9-10 Juli 2026.
Setiap seri memperebutkan ranking poin dan nantinya 16 atlet dengan akumulasi poin terbaik akan tampil pada grand final untuk memperebutkan gelar juara akhir musim.

(Cr29/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved