Berita Olahraga
PGSI Medan Beri Beasiswa Pembinaan untuk Puluhan Atlet, Bangun Regenerasi Gulat Sejak Dini
Program itu diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada atlet-atlet yang menunjukkan keseriusan dalam berlatih dan berprestasi di cabang olahraga gulat.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Medan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan atlet usia muda.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan yakni dengan memberikan beasiswa pembinaan kepada para atlet gulat yang aktif, disiplin, dan rutin mengikuti latihan.
Teranyar, PGSI Kota Medan kembali menyalurkan beasiswa pembinaan kepada empat siswa-siswi di SMA Negeri 14 Medan pada Rabu (13/5/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya PGSI Medan untuk menciptakan sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan sejak usia dini hingga tingkat pelajar.
Hingga saat ini, tercatat sudah ada sekitar 40-an atlet dari sejumlah sekolah di Kota Medan yang mendapatkan fasilitas bebas biaya pembinaan dari PGSI Medan.
Program itu diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada atlet-atlet yang menunjukkan keseriusan dalam berlatih dan berprestasi di cabang olahraga gulat.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PGSI Medan, Aldo Yusuf Simangunsong mengatakan, beasiswa tersebut diberikan khusus kepada atlet yang rajin dan konsisten mengikuti latihan.
Menurutnya, para atlet terlebih dahulu mengajukan permohonan beasiswa kepada PGSI Medan, kemudian pihaknya melakukan penilaian berdasarkan kedisiplinan dan keaktifan selama menjalani program latihan.
“Kami memberikan pembinaan kepada anak-anak itu tanpa dipungut biaya. Jadi anak-anak yang rajin dan rutin berlatih bisa mengajukan beasiswa kepada kami. Makanya yang benar-benar aktif dan disiplin latihan yang kami berikan beasiswa,” ujar Aldo kepada Tribun Medan.
Ia menjelaskan, beasiswa tersebut pada dasarnya menjadi pengganti biaya pembinaan atlet sehingga para siswa dapat lebih fokus mengembangkan kemampuan tanpa harus terbebani persoalan biaya latihan.
PGSI Medan pun berharap program tersebut mampu memotivasi lebih banyak pelajar untuk menekuni olahraga gulat sekaligus mengejar prestasi baik di tingkat daerah maupun nasional.
Selain itu, Aldo menyebut pihaknya kini mulai membangun sistem pembinaan berjenjang mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.
Sejumlah sekolah negeri di Kota Medan juga telah menjalin kerja sama dengan PGSI Medan untuk mendukung pembinaan atlet pelajar.
“Kami berharap ke depannya anak-anak tidak takut lagi mengejar prestasi karena mereka bisa mendapat dukungan dari sekolah maupun dari PGSI Medan,” katanya.
Tak hanya fokus pada pembinaan, PGSI Medan juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah agar jalur prestasi olahraga dapat semakin terbuka bagi atlet pelajar.
Aldo mengungkapkan, PGSI Medan telah melakukan audiensi dengan Dinas Pendidikan Kota Medan terkait dukungan jalur prestasi bagi atlet.
Saat ini pihaknya tinggal melanjutkan komunikasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara untuk jenjang SMA.
“Kami sudah beraudiensi dengan Dinas Pendidikan Kota Medan agar nantinya atlet-atlet ini bisa mendapatkan rekomendasi melalui jalur prestasi. Tinggal Dinas Pendidikan Provinsi yang belum kami datangi untuk tingkat SMA,” pungkasnya.
(Cr29/tribun-medan.com)
| KONI Sumut Motivasi Atlet Panahan Sumut, Novan: Persaingan Menuju PON Tak Mudah |
|
|---|
| Setelah Coaching Clinic Pelatih, ABTI Medan akan Gelar Turnamen Open Piala Pengkot pada Juni 2026 |
|
|---|
| Binjai City SC Rombak Skuad Jelang Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 Demi Target Promosi ke Liga 3 |
|
|---|
| Paya Bakung United dan Binjai City SC Resmi Wakili Sumut di Liga 4 Nasional 2025/2026 |
|
|---|
| Kejurda Voli Raja Inal Cup III Resmi Digelar, Ajang Talent Scouting PBVSI Sumut Jelang PON 2028 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Foto-bersama-pengurus-PGSI-Medan-bersama.jpg)