Berita Olahraga
Karateka Sumut Leica Al Humaira Sabet Emas Kejurnas FORKI 2026
Karateka asal Sumatera Utara, Leica Al Humaira Lubis, sukses mempersembahkan medali emas pada ajang Kejuaraan Nasional.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Karateka asal Sumatera Utara, Leica Al Humaira Lubis, sukses mempersembahkan medali emas pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) FORKI 2026 yang berlangsung di Bandung, Senin (10/5/2026). Pada Kejurnas kali ini, Leica tampil mewakili PB Inkanas.
Leica tampil gemilang setelah berhasil keluar sebagai juara pada nomor kumite senior +68 kilogram putri. Pada partai final, ia sukses mengalahkan karateka asal DKI Jakarta, Salma Aulia, untuk memastikan medali emas menjadi miliknya.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian spesial bagi Leica. Pasalnya, medali emas itu merupakan gelar juara nasional pertamanya setelah pada dua Kejurnas sebelumnya hanya mampu meraih medali perak.
Ayah Leica, Andi Lubis, mengaku bangga sekaligus terharu melihat perjuangan putrinya yang akhirnya mampu mewujudkan target menjadi juara nasional.
"Ini sangat penting buat dia karena terus terang ini emas perdananya di Kejurnas. Pada Kejurnas dua tahun sebelumnya dia mendapatkan medali perak. Tahun lalu juga dia absen karena sedang menjalani Pelatnas dan mengalami cedera, jadi tidak ikut bertanding. Alhamdulillah sekarang kesampaian juga mendapatkan emas," ujar Andi kepada Tribun Medan.
Menurut Andi, sejak awal dirinya memang optimistis Leica mampu menembus partai final. Namun ia mengakui persaingan di kategori tersebut sangat ketat karena dihuni banyak karateka berkualitas dari berbagai daerah.
"Hasil ini memang sesuai ekspektasi saya. Awalnya saya yakin dia bisa masuk final, tapi lawannya juga berat-berat semua. Jadi emas ini sangat penting dan sangat berarti," katanya.
Ia menilai perkembangan performa Leica dalam beberapa tahun terakhir cukup baik. Meski harus menghadapi persaingan ketat, Leica mampu menunjukkan peningkatan baik dari sisi teknik maupun mental bertanding.
Andi juga menegaskan bahwa persaingan karate nasional saat ini semakin merata. Menurutnya, tidak hanya atlet-atlet Pelatnas yang menjadi unggulan, namun banyak karateka daerah yang kini memiliki kualitas yang tidak kalah kuat.
"Peningkatannya cukup bagus. Sekarang persaingan karate sangat kompetitif. Kekuatan atlet sudah merata, bukan hanya atlet Pelatnas saja yang diunggulkan. Jadi memang persaingannya sangat ketat," jelasnya.
Meski berhasil meraih gelar juara nasional, Andi mengingatkan putrinya agar tidak cepat puas dengan pencapaian tersebut. Ia berharap Leica tetap menjaga mental bertanding dan terus meningkatkan kualitas latihan karena tantangan ke depan akan jauh lebih berat.
"Tentu ke depannya akan lebih berat lagi. Saya berharap dia bisa menjaga mental karena semakin tinggi posisi seseorang, semakin kuat juga tantangannya. Jangan pernah lengah, jangan merasa jumawa, tetap harus siaga dalam latihan karena karate sekarang sangat kompetitif," pungkasnya.
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Tiga Atlet Putri SPOBDA Sumut Borong Podium Juara Milo Activ Indonesia Race 2026 |
|
|---|
| Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Lawan Jepang, Qatar, dan Thailand |
|
|---|
| Latihan Bersama Lima Cabor Beladiri Sukses Digelar, Ajang Mengembangkan Teknik dan Mental |
|
|---|
| PTMSI Medan Gelar Ganda Ceria Open Jilid II dan Reshuffle Pengurus, Target 4 Emas di Porprovsu 2026 |
|
|---|
| Ratusan Atlet Kodrat Medan Tampilkan Aksi di Car Free Day, Promosikan Tarung Derajat ke Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Karateka-Sumut-Leica-Al-Humaira-Lubis-merah-ketika-berlaga-pada-Kejuaraan-1.jpg)