Berita Olahraga
SPOBDA/SPOBNAS Sumut Buka Penerimaan Atlet 2026/2027, Tersedia 29 Kuota dari 10 Cabor
Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Daerah/Nasional (SPOBDA/SPOBNAS) Sumatera Utara kembali membuka kesempatan bagi para atlet pelajar
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Daerah/Nasional (SPOBDA/SPOBNAS) Sumatera Utara kembali membuka kesempatan bagi para atlet pelajar berbakat untuk bergabung pada tahun ajaran 2026/2027. Program pembinaan ini menjadi salah satu wadah strategis dalam mencetak atlet muda potensial yang diproyeksikan mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional hingga internasional.
Pada tahun ini, dari total 14 cabang olahraga (cabor) yang dibina, terdapat 10 cabor yang dibuka untuk penerimaan atlet pelajar baru. Kesepuluh cabang olahraga tersebut yakni Atletik, Angkat Besi, Judo, Karate, Renang, Sepakbola, Senam, Taekwondo, Wushu Sanda, dan Tinju.
Kepala SPOBDA/SPOBNAS Sumut, Apri Sugiarto, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu pengesahan administrasi sebelum pengumuman resmi dilakukan kepada publik.
Ia menyebutkan, seluruh berkas administrasi terkait penerimaan atlet baru telah disiapkan dan diajukan kepada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Proses selanjutnya tinggal menunggu tanda tangan persetujuan dari gubernur sebelum diumumkan secara resmi.
“Memang kami sudah menyiapkan berkas-berkas dan sudah kami ajukan kepada Pak Gubernur. Tinggal menunggu tanda tangan beliau. Setelah itu baru secara resmi kami umumkan,” ujar Apri kepada Tribun Medan.
Apri menjelaskan, meskipun secara keseluruhan SPOBDA/SPOBNAS Sumut membina 14 cabang olahraga, namun tidak seluruhnya membuka penerimaan atlet baru tahun ini. Hal tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi atlet yang saat ini masih menjalani pembinaan.
Menurutnya, ada beberapa cabang olahraga yang belum membuka penerimaan karena atlet yang ada masih mencukupi dan belum ada yang lulus atau menyelesaikan masa pembinaan. Sementara pada cabang lain, sebagian atlet telah menyelesaikan pendidikan sehingga tersedia kuota untuk penerimaan baru.
“Tahun ini memang kita membina 14 cabor, tapi yang dibuka hanya 10 cabor. Kami menerima atlet baru jika ada atlet yang tamat. Ada beberapa cabor yang atletnya masih ada, makanya tidak menerima. Kalau yang lain sudah pada tamat, jadi hanya sekitar 29 atlet saja yang akan kita terima,” jelasnya.
Rencananya, proses seleksi akan digelar pada bulan Mei 2026. Seleksi tersebut diperuntukkan bagi pelajar kelas X dan XI yang memiliki potensi serta prestasi di bidang olahraga sesuai cabang yang dibuka.
Apri berharap melalui proses seleksi ini, pihaknya dapat menjaring atlet-atlet muda terbaik dari berbagai daerah di Sumatera Utara untuk dibina secara terprogram dan berkelanjutan.
Ia menegaskan, SPOBDA/SPOBNAS merupakan tempat pembinaan atlet pelajar yang dipersiapkan menjadi atlet andalan Sumut di masa depan. Pembinaan yang diberikan tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknik dan fisik, tetapi juga pembentukan karakter serta kesiapan mental bertanding.
“Harapan kami tentu bisa menjaring atlet-atlet berpotensi dari daerah untuk menjadi atlet andalan Sumut di usia pelajar. Di sinilah tempat kami membina mereka agar nantinya bisa berperan aktif dan meraih prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.
(Cr29/tribun-medan.com)
| Atlet NPC Sumut Kembali Masuk Pelatda setelah Libur Lebaran, Pengurus Waspadai Kenaikan Berat Badan |
|
|---|
| Batak United FC Mundur dari Liga 4 Sumut 2026, PSSI Tunggu Keputusan Komdis dan Departemen Kompetisi |
|
|---|
| Pulang ke Medan, Ikhsan Chan Rayakan Lebaran Bersama Keluarga Sambil Jaga Kebugaran |
|
|---|
| Bonus APG Cair, Nur Ferry Pradana Pilih Investasi untuk Masa Depan Anak |
|
|---|
| Bonus Atlet APG Cair Jelang Lebaran, NPCI Sumut Apresiasi Pemerintah dan Ingatkan Bijak Gunakan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ratusan-peserta-seleksi-atlet-pelajar-mengikuti-tahapan-tes-fisik-di-UPTD-Kebakatan.jpg)