Berita Olahraga
Nurtani Purba Siap Tampil di ASEAN Para Games Thailand 2025, Targetkan Medali Emas
Paralifter asal Sumatra Utara (Sumut), Nurtani Purba, kembali mengemban amanah besar dengan mewakili Indonesia pada ajang ASEAN.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Paralifter asal Sumatra Utara (Sumut), Nurtani Purba, kembali mengemban amanah besar dengan mewakili Indonesia pada ajang ASEAN Para Games Thailand 2025. Atlet angkat berat kebanggaan Sumut tersebut akan turun di kelas 73 kilogram putri dan diharapkan mampu kembali menyumbangkan prestasi bagi Merah Putih.
Nurtani bukanlah nama baru di pentas olahraga disabilitas internasional. Ia memiliki rekam jejak prestasi yang gemilang dan konsisten di berbagai kejuaraan bergengsi. Pada ASEAN Para Games 2022 di Solo, Indonesia, Nurtani sukses meraih dua medali emas sekaligus memecahkan rekor di kelas 73 kg putri. Saat itu, ia mencatatkan angkatan terbaik 103 kilogram dengan total angkatan mencapai 288 kilogram.
Prestasi cemerlang juga ditorehkannya pada ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2021 di Papua. Nurtani berhasil meraih medali emas di final kelas 70 kg putri dan kembali memecahkan rekor nasional atas namanya sendiri dengan angkatan terbaik 106 kilogram, melampaui rekor sebelumnya yang berada di angka 97 kilogram.
Sebelumnya, pada Asian Para Games 2018 di Jakarta, Nurtani turut mempersembahkan medali perak untuk kontingen Indonesia di cabang olahraga angkat berat kelas 73 kg putri. Tak hanya di level internasional, pada Kejuaraan Nasional NPC 2019, ia juga menyumbangkan medali emas untuk kontingen Sumatra Utara.
Menjelang keberangkatannya ke Thailand, Nurtani mengaku telah menjalani persiapan secara maksimal. Ia berharap dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Sumatra Utara, dapat menjadi tambahan motivasi untuk meraih hasil terbaik.
“Ya alhamdulillah, latihan sudah maksimal. Mudah-mudahan dengan dukungan dari Indonesia dan dari Sumatera Utara, nanti bisa mendapatkan medali. Soal medali kita tidak tahu, yang penting kita berusaha,” ujar Nurtani kepada Tribun Medan, Rabu (7/1/2026).
Ia mengakui persaingan di kelas 73 kg putri cukup ketat, terutama dari atlet Thailand yang dinilainya sebagai pesaing terberat. Meski demikian, Nurtani tetap optimistis mampu bersaing hingga perebutan medali emas.
“Kalau perak masih bisa di tangan, tapi kalau bisa saya upayakan medali emas. Karena angkat berat ini kita tahu lawan-lawan kita. Thailand jadi yang terberat, soalnya kami sudah lama sering bertanding. Pernah saya angkat 106, dia 107. Saya pun bisa angkat 107, tapi sudah kalah di start, jadi tertinggal di angkatan ketiga,” jelasnya.
Dengan semangat juang tinggi, Nurtani berharap doa dan dukungan terus mengalir untuknya selama tampil di ASEAN Para Games Thailand 2025.
“Mudah-mudahan Sumatera Utara selalu mendoakan saya supaya bisa mendapatkan medali emas dan diberikan kesehatan serta semangat,” pungkasnya.
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Batak United FC Mundur dari Liga 4 Sumut 2026, PSSI Tunggu Keputusan Komdis dan Departemen Kompetisi |
|
|---|
| Pulang ke Medan, Ikhsan Chan Rayakan Lebaran Bersama Keluarga Sambil Jaga Kebugaran |
|
|---|
| Bonus APG Cair, Nur Ferry Pradana Pilih Investasi untuk Masa Depan Anak |
|
|---|
| Bonus Atlet APG Cair Jelang Lebaran, NPCI Sumut Apresiasi Pemerintah dan Ingatkan Bijak Gunakan |
|
|---|
| Voli Resmi Dipertandingkan di Porprov Sumut 2026, PBVSI Targetkan 33 Daerah Ikut Ambil Bagian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Paralifter-Sumut-Nurtani-Purba-saat-meraih-dua-medali-emas-di-Asean-Para_1.jpg)