Berita Olahraga

Terpilih Aklamasi, Wija Delvianto Zega Lanjutkan Kepemimpinan Muaythai Gunungsitoli

Seluruh peserta musyawarah yang dihadiri tujuh camp sepakat kembali mempercayakan kepemimpinan kepada Wija

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
IST
Foto bersama Ketua terpilih MI Gunungsitoli Wija Delvianto Zega (dua kanan) bersama Sekretaris MI Sumut Zulkifli Lubis (tengah) serta para peserta Musyawarah Kota (Muskot) MI Gunungsitoli di Kantor KONI Gunungsitoli, Minggu (14/12/2025). Wija Delvianto Zega kembali mendapat kepercayaan untuk memimpin Pengurus Kota (Pengkot) Muaythai Indonesia (MI) Gunungsitoli periode 2025/2029. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN– Wija Delvianto Zega kembali mendapat kepercayaan untuk memimpin Pengurus Kota (Pengkot) Muaythai Indonesia (MI) Gunungsitoli.

Ia terpilih sebagai Ketua Pengkot MI Gunungsitoli periode 2025–2029, sekaligus menandai periode kedua kepemimpinannya dalam membina dan mengembangkan cabang olahraga muaythai di Kota Gunungsitoli.

Wija terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kota (Muskot) MI Gunungsitoli yang digelar di Kantor KONI Gunungsitoli, Minggu (14/12/2025).

Seluruh peserta musyawarah yang dihadiri tujuh camp sepakat kembali mempercayakan kepemimpinan kepada Wija, menyusul berbagai capaian positif yang diraih pada periode sebelumnya.

Wija Delvianto Zega menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus, pelatih, atlet, serta pemilik camp-camp yang kembali memberikan amanah kepadanya untuk memimpin MI Gunungsitoli.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh rekan-rekan yang kembali memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin di periode kedua, yakni 2025 sampai 2029. Kepercayaan ini tentu tidak terlepas dari perjalanan panjang pada periode pertama,” ujar Wija kepada Tribun Medan melalui seluler, Minggu (14/12/2025). 

Ia menegaskan, salah satu prestasi terbesar yang berhasil dicapai pada periode sebelumnya adalah keberhasilan membawa atlet muaythai asal Gunungsitoli lolos dan tampil pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Capaian tersebut menjadi tonggak penting sekaligus motivasi untuk meningkatkan prestasi pada periode berikutnya.

Memasuki periode kedua, Wija menyatakan pihaknya akan berupaya lebih menggairahkan kegiatan muaythai di Gunungsitoli.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan menggelar berbagai kejuaraan dan pertandingan, termasuk pelaksanaan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Gunungsitoli cabang olahraga muaythai yang saat ini tengah berlangsung.

“Porkot muaythai ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Gunungsitoli. Kami yakin kegiatan ini akan menumbuhkan minat anak-anak muda, khususnya usia dini, untuk mengenal dan menekuni muaythai. Dari sinilah nantinya kami siapkan atlet-atlet untuk menghadapi Porprov 2026,” jelasnya.

Selain fokus pada pembinaan atlet, Pengkot MI Gunungsitoli juga menyiapkan sejumlah program strategis.

Di antaranya adalah pelatihan wasit dan juri muaythai yang akan kembali dilaksanakan, setelah sebelumnya pernah digelar. Program ini dinilai penting untuk memastikan kualitas pertandingan dan sumber daya manusia sesuai dengan standar yang berlaku.

Tak hanya itu, pelatihan pelatih muaythai juga menjadi prioritas utama. Wija menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelatih agar program pembinaan atlet berjalan sesuai dengan aturan dan regulasi terbaru.

“Kami juga akan menjaring atlet-atlet potensial dari Gunungsitoli yang memiliki bakat dan kemauan di cabang olahraga muaythai. Proses seleksi akan dilakukan melalui kejuaraan-kejuaraan seperti Porkot. Atlet terpilih nantinya akan kami masukkan dalam program training camp (TC) sebagai persiapan menuju Porprov,” paparnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved