Polres Simalungun

Ungkap Pencurian Kabel di KEK Sei Mangkei, Polsek Bosar Maligas Tangkap Tiga Pelaku

Petugas Unit Reskrim Polsek Bosar Maligas menunjukkan barang bukti berupa sepeda motor dan tas ransel yang diduga digunakan pelaku

Tayang:
Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/Arjuna Bakkara
Petugas Unit Reskrim Polsek Bosar Maligas menunjukkan barang bukti berupa sepeda motor dan tas ransel yang diduga digunakan pelaku dalam pencurian kabel tembaga di kawasan PT Basic International Sumatera, KEK Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Polisi telah mengamankan tiga terduga pelaku dan masih memburu satu orang lainnya. 

TRIBUN-MEDAN.COM, SIMALUNGUN-Hilangnya sekitar 50 meter kabel tembaga dari ruang pompa air di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei sempat menimbulkan pertanyaan tentang keamanan salah satu kawasan industri strategis nasional di Sumatera Utara.

Namun, hanya dalam hitungan hari setelah laporan diterima, Unit Reskrim Polsek Bosar Maligas berhasil mengidentifikasi dan mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut.

Pengungkapan kasus ini bukan sekadar keberhasilan menangkap pelaku pencurian.

Di baliknya, tersimpan ujian terhadap sistem pengamanan kawasan industri yang menjadi salah satu motor investasi di Sumatera Utara.

Kasus bermula ketika pihak PT Basic International Sumatera menyadari kabel tembaga yang tersimpan di ruang pompa air perusahaan telah hilang. Temuan itu diketahui pada Jumat pagi, 19 Juni 2026.

Setelah dilakukan pemeriksaan rekaman kamera pengawas, terlihat empat pria memasuki area yang kemudian diduga menjadi pelaku pencurian.

Kerugian yang ditaksir mencapai Rp 40 juta itu segera dilaporkan ke Polsek Bosar Maligas.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan serangkaian langkah penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi, hingga analisis rekaman CCTV.

Di tengah maraknya kasus pencurian material industri yang kerap menyasar logam bernilai tinggi, kecepatan aparat menjadi faktor penting.

Polisi dituntut tidak hanya mampu membaca jejak digital dari kamera pengawas, tetapi juga memetakan jaringan pelaku yang memahami kondisi internal kawasan industri.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian terhadap setiap laporan tindak pidana yang berpotensi mengganggu rasa aman masyarakat maupun dunia usaha.

“Keberhasilan ini menunjukkan keseriusan personel dalam merespons setiap laporan yang masuk serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya, Senin (22/06/2026).

Penyelidikan kemudian mengerucut pada sejumlah nama yang diduga terlibat. Informasi dari pihak perusahaan menjadi titik penting ketika tiga orang yang dicurigai kembali masuk bekerja seperti biasa pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Kapolsek Bosar Maligas IPTU Soni Silalahi tidak menunggu waktu lama. Ia memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Bilson Hutauruk bersama tim untuk bergerak melakukan pengamanan terhadap para terduga pelaku.

Langkah itu membuahkan hasil. Polisi mengamankan tiga orang, yakni Tansa Abrari, Robi Pratama, dan Reza Amrizal. Sementara seorang lainnya, Dodi Gunawan Syahputra, masih dalam pencarian.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup J - Matchday 2
Selasa, 23 Juni 2026 | 00:00 WIB
Argentina
Argentina
2 - 0
Austria
Austria
Grup I - Matchday 2
Selasa, 23 Juni 2026 | 04:00 WIB
France
Prancis
3 - 0
Iraq
Irak
Grup I - Matchday 2
Selasa, 23 Juni 2026 | 07:00 WIB
Norway
Norwegia
3 - 2
Senegal
Senegal
Grup J - Matchday 2
Selasa, 23 Juni 2026 | 10:00 WIB
Jordan
Yordania
VS
Algeria
Aljazair
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved