Polres Palas

Bhabinkamtibmas Sosopan Dorong Ketahanan Pangan dan Waspada Kriminalitas Lewat THTS

Bhabinkamtibmas Polsek Sosopan, Aipda Alim Harahap, melaksanakan kegiatan Tiada Hari Tanpa Silaturahmi (THTS)

Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN
Bhabinkamtibmas Polsek Sosopan Aipda Alim Harahap berbincang dengan warga saat kegiatan Tiada Hari Tanpa Silaturahmi (THTS) di sebuah warung Desa Banua Tonga, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas, Selasa (13/2/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat komunikasi serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap gangguan keamanan lingkungan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, PADANG LAWAS-Bhabinkamtibmas Polsek Sosopan, Aipda Alim Harahap, melaksanakan kegiatan Tiada Hari Tanpa Silaturahmi (THTS) dengan menyambangi warga di sebuah warung Desa Banua Tonga, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas, Selasa pagi (13/1/2026).

Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat komunikasi langsung antara polisi dan masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan lingkungan.

Dalam pertemuan informal tersebut, Alim mengajak warga mendukung program pemerintah, terutama di bidang ketahanan pangan, sebagai langkah memperkuat kemandirian keluarga.

Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap gangguan keamanan seperti pencurian, copet, tawuran remaja, serta penyalahgunaan media sosial dan judi daring.

Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto melalui Kapolsek Sosopan AKP Irmanto menegaskan bahwa pendekatan berbasis dialog seperti THTS merupakan strategi utama kepolisian dalam mencegah gangguan kamtibmas.

“Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir ketika ada masalah, tetapi membangun kedekatan sejak awal agar potensi konflik bisa dicegah,” kata Irmanto.

Ps Kasubsi Penmas Polres Padang Lawas, Bripka Ginda K Pohan, menambahkan bahwa kegiatan sambang warga menjadi sarana edukasi publik agar masyarakat memahami peran Polri dan ikut terlibat menjaga keamanan lingkungan.

Menurut dia, wilayah desa yang jauh dari kantor polisi justru membutuhkan kehadiran aktif Bhabinkamtibmas sebagai penghubung negara dengan warga.

Model pendekatan seperti sambang, THTS, dan door to door system dinilai lebih efektif membangun kepercayaan publik ketimbang pola pengamanan yang hanya bersifat reaktif.(Jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved