Pakpak Bharat
Kemeriahan Malam Pesona Budaya SMPN 1 Salak Pakpak Bharat
Acara ini bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan sebuah perayaan kebersamaan, budaya, dan kepedulian yang menyentuh hati setiap orang
TRIBUN-MEDAN.COM - Satu panggung, satu malam, banyak cerita. Itulah yang tergambar jelas dari acara Malam Pesona Budaya yang digelar SMP Negeri 1 Salak, Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Selasa (12/5/2026).
Acara ini bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan sebuah perayaan kebersamaan, budaya, dan kepedulian yang menyentuh hati setiap orang yang hadir.
Meriahnya Pertunjukan Budaya
Halaman sekolah berubah menjadi panggung besar yang penuh warna.
Alunan musik tradisional, drama, tari, puisi, hingga berbagai bentuk seni lainnya tampil bergantian, menciptakan suasana yang memukau.
Malam itu, SMPN 1 Salak benar-benar menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga tentang melestarikan budaya dan memberi ruang bagi kreativitas siswa.
Pesan Kepedulian dari Kepala Sekolah
Momen paling menyentuh terjadi ketika Kepala SMP N 1 Salak, Tumpak Banurea, S.Th, M.Pd, mengumpulkan siswa-siswa yatim piatu.
Mereka diberi bingkisan hadiah dan motivasi, sebagai tanda bahwa sekolah ini adalah rumah yang ramah bagi semua anak.
Pesan Tumpak Banurea sederhana namun penuh makna. “Mereka adalah bagian kita, anak-anak kita. Mereka berhak bahagia, punya masa depan seperti anak-anak yang lain,”ujarnya.
Harapan dari Dinas Pendidikan Pakpak Bharat
Fasrah Sinaga, S.Pd, Kepala Bidang Formal Dinas Pendidikan Pakpak Bharat yang hadir mewakili Kepala Dinas, menyampaikan harapan besar agar SMPN 1 Salak terus berkembang.
Ia menekankan bahwa sekolah ini layak menjadi salah satu yang terbaik, tidak hanya di daerah tetapi juga di tingkat nasional.
Pelepasan Siswa ke Jenjang Berikutnya
Selain menjadi ajang budaya, acara ini juga menjadi momen perpisahan siswa.
Ketua Panitia, Dina Putri Saragih, S.Pd, menjelaskan bahwa Malam Pesona Budaya 2026 ini digelar sebagai bentuk syukur sekaligus pelepasan ratusan pelajar yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
"Doa dan harapan menyertai mereka, agar tetap berprestasi di masa depan,"ujarnya.
Lebih dari sekadar acara seni, Malam Pesona Budaya adalah simbol kebersamaan, kepedulian, dan harapan.
Ia menunjukkan bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, menumbuhkan empati, dan menjaga budaya.
(*/Tribun-medan.com)
| Rapat Evaluasi Tim Penggerak PKK Pakpak Bharat, Dipimpin Ny Juniatry Franc Bernhard Tumanggor |
|
|---|
| Upaya Konservasi dan Potensi Ekonomi di Pakpak Bharat |
|
|---|
| MTQ Siempat Rube: Merajut Harmoni Lewat Kalam Ilahi |
|
|---|
| MTQ Kecamatan Kerajaan 2026: Ajang Amal dan Pencetak Generasi Qur’ani |
|
|---|
| Gereja Katolik Stasi St. Fransiskus Assisi Simervara: Simbol Kebersamaan dan Iman yang Diperbarui |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Malam-pesona-budaya-SMPN-1-Salak.jpg)