Pakpak Bharat
Pemkab dan Kantor BPS Pakpak Bharat Lakukan FGD Penyusunan Publikasi Kabupaten Pakpak Bharat 2026
Kegiatan ini berlangsung di aula Bale Sada Arih, kompleks Kantor Bupati Pakpak Bharat, dan dipadukan dengan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026
TRIBUN-MEDAN.COM - Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, Provinsi Sumatera Utara, menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Penyusunan Publikasi Kabupaten Pakpak Bharat Dalam Angka Tahun 2026, bekerja sama dengan Kantor Badan Pusat Statistik Pakpak Bharat.
Kegiatan ini berlangsung di aula Bale Sada Arih, kompleks Kantor Bupati Pakpak Bharat, dan dipadukan dengan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 pada Kamis (19/2/2026).
Kepala Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Pakpak Bharat, Lontung Sabungan Situmorang, SST, M.Si, menjelaskan bahwa FGD ini merupakan bagian penting dari proses penyusunan publikasi Kabupaten Pakpak Bharat Dalam Angka (DDA) Tahun 2026.
"Publikasi ini adalah dokumen resmi statistik sektoral daerah yang memuat berbagai indikator pembangunan daerah. Dokumen ini menjadi rujukan utama dalam perencanaan, evaluasi, serta pengambilan kebijakan di tingkat daerah,"jelasnya.
Tujuan utama pelaksanaan FGD ini adalah untuk menghimpun dan mengklarifikasi data sektoral dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi produsen data.
Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas data agar lebih akurat, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.
FGD juga memperkuat koordinasi dan komitmen lintas OPD dalam penyediaan data statistik daerah, sehingga mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Lontung Sabungan juga menyampaikan pesan penting terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026.
Ia mengimbau seluruh masyarakat Pakpak Bharat untuk memberikan data yang akurat dan lengkap demi tercapainya dokumen sensus yang valid dan dapat diandalkan.
"Nantikan dan terimalah kehadiran para petugas kami, dan mohon berikan data-data yang akurat terkait sensus ekonomi ini," ujar Lontung Sabungan.
Sensus Ekonomi 2026 ini akan menjadi acuan penting dalam perumusan kebijakan pengembangan ekonomi daerah, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Hal ini disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Pakpak Bharat, Elhidayat Berutu, MAP, yang mewakili Bupati Pakpak Bharat.
"Melalui kegiatan FGD dan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat berharap dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menyediakan data yang akurat, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,"ujarnya.
Dengan data yang valid, kebijakan yang diambil akan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Pakpak Bharat.
(*/Tribun-medan.com)
Pakpak Bharat
Kepala BPS Pakpak Bharat Lontung Sabungan Situmora
Penyusunan Publikasi Kabupaten Pakpak Bharat 2026
| Bupati Franc Bernhard Tumanggor Pimpin Rapat Koordinasi Antisipasi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok |
|
|---|
| Ketua TP PKK Pakpak Bharat Pimpin Rapat Bulanan serta Persiapan Kedatangan Tim Supervisi Sumut |
|
|---|
| PAKPAK BHARAT Terima Penghargaan dari Kemenkeu RI atas Kinerja Penyaluran TKD 2025 Sangat Baik |
|
|---|
| Marga Berutu Menanda Tahun: Tradisi Pakpak yang Menyatukan Alam, Adat, dan Kebersamaan |
|
|---|
| Bantuan Atensi untuk Disabilitas dan Lansia di Pakpak Bharat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Focus-Group-Discussion-Penyusunan-Publikasi-Kabupaten-Pakpak-Bharat-2026.jpg)