KPK OTT Bupati Langkat
KRONOLOGI KPK OTT di Sumut: Kepala Daerah Diciduk Sebelum Makan Durian di APKASI, Diduga Fee Proyek
Kepala daerah di Sumut kena OTT KPK saat menghadiri Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Lubukpakam
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Tommy Simatupang
TRIBUN-MEDAN.com - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilakukan di acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Gedung Aula Institut Kesehatan Medistra (IKM) Lubuk Pakam, Deliserdang berlangsung senyap.
Sejumlah kepala daerah yang hadir tak menyadari bahwa satu rekan sejabatannya diciduk KPK dan dibawa ke Polrestabes Medan, Kamis (2/7/2026).
Sebuah kabar menyebutkan bahwa KPK melakukan OTT di Sumut. OTT ini membuat heboh lantaran dilakukan di acara APKASI.
Penangkapan itu diketahui setelah kegiatan kepala daerah makan durian bersama. Kepala daerah yang ditangkap itu tiba-tiba tidak kelihatan dan menimbulkan pertanyaan.
Saat operasi senyap itu bergulir, rangkaian acara formal di dalam Lubuk Pakam bahkan masih terus berjalan.
"Jadi setelah acara di aula selesai, Bupati Deliserdang menjamu para bupati lain untuk makan durian bersama di tempat makan yang berada di depan Kantor Bupati.
Nah, pas sudah berkumpul di situ, barulah muncul pembicaraan hangat soal penangkapan ini.
Ada yang bilang (Bupati) Langkat coba dicari ke mana, infonya kepegang tiga huruf (diamankan KPK)," kata seorang pejabat di lingkungan Pemkab Deli Serdang yang identitasnya enggan dipublikasikan.
Sumber tersebut menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan diskusi di Aula IKM sebenarnya sudah rampung sekitar pukul 17.00 WIB.
Baca juga: PILU Serel Sistri Wati Siregar Tewas di Kamarnya, Terduga Pembunuh Dipukuli Saat Coba Kabur
Baca juga: Setelah Melakukan OTT di Sumut, KPK Dikabarkan Lakukan Pemeriksaan di Polrestabes Medan
Setelah itu, agenda santai berupa jamuan makan durian bersama dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB.
Namun, hingga acara santai tersebut berakhir, tidak ada satupun pejabat maupun perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Langkat yang menampakkan diri di lokasi jamuan, yang semakin memperkuat spekulasi miring di kalangan pejabat yang hadir.
Hingga berita ini diturunkan, Tribun Medan masih terus berupaya melakukan penelusuran mendalam serta melayangkan konfirmasi resmi kepada juru bicara maupun pihak terkait di KPK untuk memastikan status hukum kepala daerah yang dimaksud.
Meski demikian, rumor yang berkembang kuat di lapangan mengindikasikan bahwa penangkapan kepala daerah ini merupakan hasil pengembangan dari operasi senyap yang sebelumnya telah lebih dulu dilakukan tim penindak KPK di wilayah Kota Binjai.
Sebelumnya juga beredar kabar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Binjai, Kamis (2/7/2026).
Belum diketahui persis OTT berkaitan dengan kasus apa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Suasana-di-depan-ruang-Satreskrim-Polrestabes-Medan-di-Jalan-HM-Said1.jpg)