Koperasi Merah Putih
Tanggapan Istana 4 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Meninggal Ikut Latihan Dasar Militer
Jumlah calon manager Kopdes yang meninggal bertambah lagi. Istana melalui Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menanggapi.
Ringkasan Berita:Korban Latsar Militer Manajer Kopdes Bertambah
- Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) jadi sorotan.
- Kini sudah empat nyawa melayang dalam pelatihan militer ini.
- Anisa Muyassaroh, Yonanda Muhammad Taufiq, dan Novia Rahmadhani Sihotang asal Padangsidimpuan, Sumatra Utara (Sumut).
- Korban keempat yang meninggal adalah Muhammad Rifki Renaldi Gunawan.
- Istana melalui Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menanggapi.
TRIBUN-MEDAN.com - Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) jadi sorotan.
Jumlah calon manager Kopdes yang meninggal bertambah lagi.
Kini sudah empat nyawa melayang dalam pelatihan militer ini.
Korban keempat yang meninggal adalah Muhammad Rifki Renaldi Gunawan.
Ia dinyatakan meninggal pada Jumat 26 Juni 2026 pukul 00.28 WIB.
Adapun tiga korban meninggal lainnya adalah Anisa Muyassaroh, Yonanda Muhammad Taufiq, dan Novia Rahmadhani Sihotang asal Padangsidimpuan, Sumatra Utara (Sumut).
Bagaimana tanggapan istana kepresidenan?
Istana melalui Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menanggapi.
Menurut Dudung, peristiwa tersebut masih dalam proses pendalaman dan evaluasi.
“Oh iya, memang saya mendengar berita itu ada di tiga tempat ya, ada pelatihan militer. Ya memang sedang dievaluasi,” kata Dudung di Gedung Bina Graha, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, (26/6/2026).
Berdasarkan informasi dari Kementerian Sekretariat Negara, hingga kini kata Dudung belum ditemukan adanya kelalaian dalam proses Latsarmil tersebut.
Menurut Dudung pada dasarnya pelatihan yang dilakukan terhadap para calon manajer KDKMP dan KNMP tidak terlalu berat. Kemungkjnan ada faktor lain yang menyebabkan para calon manajer tersebut meninggal seperti diantaranya sakit.
“Informasi dari Sesneg belum ada tingkat kelalaiannya ya, karena memang ya namanya meninggal mungkin kan tidak serta-merta latihan militer. Setahu saya latihan militer untuk tingkatan seperti SPPI dan sebagainya tidak terlalu keraslah ya. Tapi mungkin karena mungkin dia sakit dan sebagainya. Tapi ini sedang dievaluasi dan ada investigasi,” katanya.
Belasungkawa
Pemerintah kata Dudung menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya tiga calon manajer KDKMP dan KNMP tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Dudung-Abdurachman-KSP.jpg)