Berita Viral
Kabar Terkini Wisata Sidebu-debuk, Permintaan Gubernur Bobby pada Bupati Karo Buka Food Court
Gubernur Sumut Bobby Nasution, meminta Bupati Karo segera menerapkan sistem one stop service
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumut Bobby Nasution, meminta Bupati Karo segera menerapkan sistem one stop service di area wisata pemandian air panas Sidebuk-debuk Desa Doulu dan Semangat Gunung.
Wacana penerapan sistem one stop service itu, kata Bobby Nasution, setelah maraknya video pungutan liar yang viral serta hasil diskusi dari seluruh pengusaha pemandian air panas di area tersebut.
Selain itu, kata Bobby Nasution, pihaknya juga akan mencoba membuka lahan usaha berupa food court ataupun pusat oleh-oleh untuk membantu ekonomi masyarakat setempat.
Baca juga: Insiden Tawuran Geng Motor di Medan Menewaskan Seorang Remaja, Penjelasan Kapolsek Patumbak
"Finalnya,sudah disampaikan sama pak bupati Karo, nanti disitu akan dibuka sistem one stop service. Jadi para pengusaha sudah kumpul, hasilnya, bayar dimanapun bisa all access. kalau sudah sepakat seperti itu, tolong segera diterapkan sesegara mungkin yang pasti untuk pungli atau retribusi tidak ada lagi,"terangnya saat diwawancarai di kantornya, Senin (22/6/2026).
Baca juga: Insiden Tawuran Geng Motor di Medan Menewaskan Seorang Remaja, Penjelasan Kapolsek Patumbak
Nantinya, untuk permasalahan Foodcourt akan dikelola oleh Bumdes.
Baca juga: Pejabat PPK Divonis 7,5 Tahun Penjara Kasus Korupsi DJKA, Uang Pengganti 13 Miliar
"Namun, tadi saya minta untuk masyarakat yang selama ini tergantung hidup dari retribusinya, nanti akan kita coba bantu untuk bangun pusat oleh-oleh atau foodcourt yang akan dikelola langsung oleh masyarakat di sana. Seperti Bumdes dan segala macamnya nanti akan kita bangun di sana,"ucapnya.
Untuk itu, ia berharap agar tidak ada lagi pungli di area tersebut.
"Enggak usah ada kutipanlah, saya rasa itu ga zamannya lagi. Kalau memberikan fasilitas, pasti masyarakat ikhlas membayarnya," jelasnya.
Bobby juga berencana,memanggil seluruh kepala daerah yang memiliki area wisata, agar tidak ada pungli.
"Nanti akan kita coba (panggil) satu- satu ya. Kalau satu-satu gini Pasti akan susah. Nanti, akan coba sampaikan bapak presiden juga selalu sampaikan pariwisata selalu jadi yang sangat baik bagi daerah nanti ini tolong wisatanya itu jangan cuman orang mau lihat harus langsung bayar kalau bayar fasilitas silahkan kita akan coba secara keselurhan,"jelasnya.
Baca juga: Penyebab Terbakarnya Rumah Adat Batak di Jalan Sisingamangaraja, Penjelasan Polsek Medan Kota
(Cr5/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sidebuk-debuk-ribut-lagi.jpg)