Berita Viral
WACANA Ribuan Motor Listrik MBG Dihibahkan ke Guru Honorer di Daerah, Anggota DPR Setuju
Wacana ribuan motor listrik MBG yang kini menumpuk di gudang setelah pejabat BGN ditangkap akan dihibahkan ke guru honorer di berbagai daerah
TRIBUN-MEDAN.COM – Wacana ribuan motor listrik MBG dihibahkan ke guru honorer di daerah, anggota DPR setuju.
Adapun nasib ribuan motor listrik MBG yang kini menumpuk di gudang setelah tiga pejabat BGN ditangkap dugaan korupsi MBG tengah menjadi sorotan.
Ribuan motor listrik MBG itupun direncanakan akan dihibahkan kepada guru honorer di berbagai daerah.
Terkait hal ini, anggota DPR mengungkap setuju dengan wacana tersebut.
Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini menyatakan dukungannya terhadap rencana Badan Gizi Nasional (BGN) yang akan menghibahkan sepeda motor listrik kepada guru honorer di berbagai daerah.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi pilihan yang tepat agar aset yang telah dibeli menggunakan anggaran negara tetap dapat dimanfaatkan secara optimal.
Usulan hibah itu sebelumnya disampaikan oleh Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dalam rapat bersama Komisi IX DPR.
Baca juga: DETIK-DETIK Dr Tifa Ditangkap di Parkiran Jelang Ujian S3 dan Kamar Roy Suryo Dimasuki Polisi
Yahya mengungkapkan bahwa dirinya menyambut baik rencana tersebut karena dinilai memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
"Waktu rapat dengan Komisi IX, ibu Arumsari mengatakan sepeda motor listrik tersebut akan dihibahkan kepada guru-guru honorer di daerah-daerah. Dan saya setuju dengan rencana tersebut," ujar Yahya, Jumat (19/6/2026).
Meski mendukung pemanfaatan aset tersebut, Yahya kembali menegaskan kritiknya terhadap pengadaan motor listrik untuk kebutuhan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Sejak awal, ia menilai pengadaan kendaraan tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan kerja para pengelola dapur program makan bergizi.
Menurut Yahya, tugas dan aktivitas SPPG tidak membutuhkan tingkat mobilitas yang tinggi.
“Mereka tidak memerlukan mobilitas dalam bekerja," kata Yahya.
Diberitakan sebelumnya, Agustina Arumsari menyatakan motor listrik untuk operasional SPPG telah dibeli pada masa kepemimpinan Dadan Hindayana dan harus dimaksimalkan kegunaannya.
Menurut dia, aset yang telah dibelanjakan menggunakan uang negara harus dimanfaatkan secara optimal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sepeda-motor-listrik-untuk-kepala-SPPG.jpg)