Harga BBM

Respons Pertamina Harga Minyak Dunia Turun, Turunkan Harga BBM? Update Harga BBM di SPBU Saat Ini

Publik menunggu penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Apakah PT Pertamina menurunkan harga BBM

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
IST/istimewa
PENGISIAN BBM DI SPBU- Harga minyak dunia turun seiring adanya kesepakatan damai Iran dan Amerika Serikat (AS). Biasanya Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM pengaruh harga pasar minyak dunia. Foto dok: Petugas SPPU melakukan pengisian BBM ke kendaraan pengendara. 

TRIBUN-MEDAN.com - Publik menantikan penetapan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Apakah PT Pertamina menurunkan harga BBM seiring turunnya harga minyak dunia?

Biasanya Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM pengaruh harga pasar minyak dunia.

Seperti diketahui, harga minyak dunia turun seiring adanya kesepakatan damai Iran dan Amerika Serikat (AS).

Satu di antara poin kesepakatan, yakni dibukanya kembali Selat Hormuz sebagai jalur transportasi kapal penyalur minyak.

Respons Pertamina, Turunkan Harga BBM?

Pertamina Patra Niaga menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi, termasuk Pertamax, akan tetap dievaluasi secara berkala oleh pemerintah dengan mempertimbangkan pergerakan harga minyak global dan nilai tukar rupiah.

Berdasarkan data pasar internasional, harga minyak mentah Brent turun hingga di bawah 80 dolar AS per barel dalam sepekan terakhir. 

Pada 16 Juni 2026, Brent tercatat di level 78,96 dolar AS per barel atau turun sekitar 5 persen dibanding hari sebelumnya, menjadi posisi terendah dalam tiga bulan terakhir. 

Penurunan berlanjut pada 18 Juni 2026 ke kisaran 77,41 dolar AS per barel setelah muncul kesepakatan Amerika Serikat dan Iran yang membuka kembali Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi minyak terpenting di dunia.  

Pjs Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Romi Bahtiar, mengatakan kenaikan harga Pertamax sebelumnya dipengaruhi oleh sejumlah faktor, terutama kenaikan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

“Harga tersebut adalah harga yang telah disepakati oleh pemerintah dan juga Pertamina. Yang mana kenaikan tersebut terjadi karena beberapa faktor, yaitu kenaikan harga minyak dunia dan juga nilai tukar rupiah,” ujar Romi, Kamis (18/6/2026).

Meski demikian, Romi menegaskan Pertamina tetap berkomitmen menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat, baik BBM subsidi maupun non-subsidi.

“Pertamina Patra Niaga tetap berkomitmen untuk menjaga ketersediaan BBM, baik itu BBM subsidi maupun non-subsidi, untuk kebutuhan masyarakat Indonesia,” katanya.

Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan penurunan harga Pertamax setelah dibukanya kembali Selat Hormuz yang mendorong harga minyak dunia turun, Romi mengatakan kebijakan harga akan ditentukan melalui evaluasi berkala oleh pemerintah pusat.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 2
Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00 WIB
Switzerland
Swiss
4 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup B - Matchday 2
Jumat, 19 Juni 2026 | 05:00 WIB
Canada
Kanada
6 - 0
Qatar
Qatar
Grup A - Matchday 2
Jumat, 19 Juni 2026 | 08:00 WIB
Mexico
Meksiko
Live
South Korea
Korea Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved