Berita Viral
VIRAL Video Pemuda Tewas Dikeroyok OKP di Keramaian Lalu Lintas Siantar, Pelaku Diduga 6 Orang
Parahnya, pengeroyokan terjadi di tengah kondisi keramaian lalu lintas Jalan Merdeka. Korban adalah Jaka Jannes Malau.
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR- Viral video pemuda tewas dikeroyok OKP di keramaian lalu lintas Siantar.
Pelaku diduga berjumlah 6 orang.
Kasus pengeroyokan ini terjadi di Taman Bunga (Lapangan Merdeka) Kota Pematangsiantar pada Kamis (28/5/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB,
Baca juga: SIASAT LICIK Pak Guru SMK di Kediri Lecehkan Murid Laki-laki, Menyamar Jadi Wanita
Kejadian yang berlangsung 2 pekan lalu kini mulai menemui titik jelas siapa identitas pelaku setelah video penganiayaan beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, parahnya, pengeroyokan terjadi di tengah kondisi keramaian lalu lintas Jalan Merdeka.
Korban adalah Jaka Jannes Malau, beralamat di Medan dan merupakan homeless atau gelandangan di sekitaran Taman Bunga Siantar.
Baca juga: Tak Seharusnya Terjadi, Pengeroyokan di Ruang Publik Hambat Sektor Investasi
Berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar, pemukulan secara bersama-sama tersebut dilakukan oleh enam orang pelaku yang bernaung di bawah organisasi kepemudaan.
Korban Jaka Jannes Malau akhirnya meregang nyawa setelah pengeroyokan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar, AKP Sandi Riz Akbar S.Tr.K menyampaikan bahwa pihaknya sedang memburu para pelaku dalam kejadian tersebut. Kasus ini pun sudah masuk ke tahap penyidikan.
“Tiga orang tersangka sudah kita amankan. Dan yang lainnya sedang kita lakukan pencarian,” kata Sandi.
Berdasarkan informasi lainnya, korban sempat dibawa ke RSUD dr Djasamen Saragih. Namun nahas nyawa tak tertolong dan meninggal dunia sehari setelah perawatan.
Bisa Rusak Iklim Investasi
Kasus pengeroyokan yang terjadi terhadap seorang pria di Taman Bunga Kota Pematangsiantar oleh Anggota dari Organisasi Kepemudaan ditengarai dapat merusak iklim investasi maupun sektor perdagangan barang dan jasa.
Sebab aksi tersebut terjadi di ruang publik dengan kondisi relatif dalam keramaian.
Ratama Saragih, Pengamat Kebijakan Publik dan Anggaran menilai peristiwa pengeroyokan terhadap seorang warga yang terjadi di Taman Bunga (Lapangan Merdeka) Kota Pematangsiantar pada Kamis (28/5/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB tak seharusnya terjadi.
Baca juga: Tanahnya Diduduki DJP dan Menang Gugatan, Ahli Waris Tengku Sahmenan Desak Eksekusi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Tangkapan-layar-atas-aksi-pengeroyokan.jpg)