Berita Viral

Akhirnya MPR Gelar Ulang Lomba Cerdas Cermat, Status Juara SMA Negeri 1 Sambas Gugur

MPR memutuskan menggelar ulang Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar. Status Juara SMA Negeri 1 Sambas Gugur

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Salomo Tarigan
Tribun Medan Kolase
CERDAS CERMAT DIULANG - 3 Sosok Kontroversial Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MC Sindy, juri dari kepegawaian MPR Indri dan Dyastasita sasaran kritik dianggap tidak adil. MPR akhirnya menggelar ulang lomba cerdas cermat. 

TRIBUN-MEDAN.com - Perkembangan terbaru polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat (Kalbar).

MPR akhirnya turun tangan terkait dugaan ketidakadilan juri setelah heboh dan jadi sorotan.

MPR memutuskan menggelar ulang Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat.

Seperti diketahui, SMA Negeri 1 Sambas juara dalam lomba Cerdas Cermat tersebut.

Akan tetapi, dengan pengulangan lomba, status juara yang sebelumnya disandang oleh SMA Negeri 1 Sambas otomatis gugur.

Baca juga: Nasib Achmad Syahri Anggota DPRD Ketahuan Main Game Sambil Merokok Saat Rapat, Bakal Disanksi

VIRAL CERDAS CERMAT MPR: Master of ceremony (MC) lomba cerdas cermat MPR RI kena mental usai viral. Di sisi lain, penonton membongkar kisah di balik layar lomba.
VIRAL CERDAS CERMAT MPR: Master of ceremony (MC) lomba cerdas cermat MPR RI kena mental usai viral. Di sisi lain, penonton membongkar kisah di balik layar lomba. (Tangkapan layar)

Adapun dalam babak final yang digelar pada Sabtu (9/5/2026) lalu ada tiga sekolah yang bersaing yakni SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.

 Ketua MPR RI, Ahmad Muzani dalam keterangannya pada Rabu (13/5/2026) di Jakarta mengatakan, pihaknya sudah mendengar penjelasan dari Sekretaris Jenderal MPR terkait kontroversi yang terjadi.

Muzani lantas mengakui bahwa ada kesalahan dari pihak penyelenggara dalam insiden penilaian tersebut.

Terkait lomba ulang yang akan digelar dalam waktu dekat, dipastikan tak melibatkan juri sebelumnya.


Muzani berujar, MPR akan menunjuk juri independen dari luar kesekretariatan jenderal.

 

VIRAL- Indri Wahyuni, Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI yang menjadi juri cerdas cermat viral di media sosial. Ia dirujak oleh warganet.
VIRAL- Indri Wahyuni, Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI yang menjadi juri cerdas cermat viral di media sosial. Ia dirujak oleh warganet. (X/Twitter)

Sebagai informasi, dua juri yang sebelumnya terlibat adalah Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI Dyastasita dan Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI Indri Wahyuni.

Adapun program Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar secara nasional dipastikan tak akan dihentikan dan terus berjalan.

Menurut Muzani, lomba tersebut memegang peranan krusial dalam membentuk karakter generasi muda.

 Diberitakan sebelumnya, Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar menuai kontroversi karena juri yang dianggap tak adil.

Hal tersebut muncul saat dua tim yakni SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas memberikan jawaban yang sama namun diberi nilai yang berbeda.

Potongan video momen tersebut kemudian viral di media sosial dan memicu kritik luas terhadap dewan juri bahkan MC acara.

MPR pun memastikan akan menggelar ulang pelaksanaan LCC 4 Pilar di Kalbar dengan melibatkan juri independen. 

Diketahui, polemik ini bermula saat babak final LCC Empat Pilar tingkat Kalbar digelar di Pontianak pada Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan ini diikuti sembilan sekolah menengah atas di Kalbar.

Setelah melalui berbagai tahapan, tiga sekolah berhasil lolos ke babak final, yakni SMAN 1 Pontianak (Regu C), SMAN 1 Sambas (Regu B), dan SMAN 1 Sanggau (Regu A).

Persoalan krusial muncul saat sesi rebutan. Juri membacakan pertanyaan: DPR dalam memilih anggota BPK, wajib memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?

Peserta dari Regu C (SMAN 1 Pontianak) menekan bel pertama kali dan menjawab dengan lugas.

"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," ujar salah seorang siswi dari Regu C.

Bukannya mendapat poin, dewan juri justru menyalahkan jawaban tersebut dan memberikan sanksi pengurangan nilai sebesar lima poin kepada Regu C.

Pertanyaan kemudian dilempar ke regu lain dan dijawab oleh Regu B dari SMAN 1 Sambas.

Menariknya, Regu B memberikan jawaban yang sama persis dengan kalimat yang dilontarkan Regu C.

TAWARAN KE CHINA- Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang mendapat perlakuan tidak adil dalam acara cerdas cermat di Kalimantan Barat kini mendapat tawaran belajar ke China.
TAWARAN KE CHINA- Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang mendapat perlakuan tidak adil dalam acara cerdas cermat di Kalimantan Barat kini mendapat tawaran belajar ke China. (Youtube MPR.GO.ID)

"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," jawab peserta Regu B.

Seketika, juri membenarkan jawaban Regu B. "Inti jawaban sudah benar. Nilai sepuluh," ucap juri.

Keputusan timpang tersebut sontak memicu protes dari Regu C.

Mereka merasa telah memberikan jawaban yang sama persis dan tidak ada kalimat yang terlewat.

"Izin, kami tadi menjawabnya sama seperti Regu B," interupsi peserta Regu C.

Merespons protes tersebut, dewan juri berdalih dan menganggap bahwa Regu C pada jawaban pertamanya tidak menyebutkan unsur 'pertimbangan DPD'.

Regu C dengan tegas membantah penjelasan juri tersebut. Mereka bahkan sempat meminta audiens yang hadir di ruangan untuk memberikan kesaksian bahwa mereka telah menyebutkan 'pertimbangan DPD'.

Meski protes telah dilayangkan dan suasana sempat tegang, dewan juri tetap pada pendiriannya.

Hasil akhir perlombaan pun tidak mengalami perubahan.

Nasib Shindy MC Lomba Cerdas Cermat MPR

Tak hanya dipecat, Shindy juga menjadi pembicaraan di lingkup teman seprofesinya.

Diberitakan sebelumnya, Shindy Lutifiana jadi bulan-bulanan netizen.

Baca juga: SOSOK Markarius Anwar Wakil Walkot Pekanbaru Disebut Punya 35 Dapur MBG dan Uang Rp 35 Miliar

Ia merupakan MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat 

Lomba ini pun jadi kontroversi karena jawaban siswa bernama Josepha Alexandra dinilai salah oleh dua juri dari MPR RI.

Shundy yang menjadi MC acara itu pun ikut terimbas.

Baca juga: Pria Bertato Akhiri Hidup di Jembatan Jl AH Nasution Medan, Polisi: Tak Ada Bekas Kekerasan

Pasalnya ia mendukung pernyataan juri.

Usai viral, Shindy pun meluapkan curahan hatinya setelah dipecat imbas kontroversi yang tengah viral.

MC yang bernama Shindy Lutfiana ini merasa kariernya runtuh akibat kesalahan saat Final LCC Empat Pilar MPR RI.

"Baik adik-adik mohon diterima keputusan dewan juri, karena tentunya dewan juri yang hadir hari ini sudah sangat berkompeten dan sangat teliti untuk mendengar jawaban dari adik-adik. Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja. Mungkin bisa dilihat tayangan ulangnya setelah acara selesai," kata Shindy Lutfiana, melansir dari TribunBogor.

VIRAL CERDAS CERMAT MPR: Master of ceremony (MC) lomba cerdas cermat MPR RI kena mental usai viral. Di sisi lain, penonton membongkar kisah di balik layar lomba.
VIRAL CERDAS CERMAT MPR: Master of ceremony (MC) lomba cerdas cermat MPR RI kena mental usai viral. Di sisi lain, penonton membongkar kisah di balik layar lomba. (Tangkapan layar)

Setelah dihujat netizen, Shindy menuliskan permintaan maaf.

"Dengan segala kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas semua ucapan saya, terutama yaitu : "mungkin itu perasaan adik-adik saja," yang seharusnya tidak patut saya sampaikan dalam kapasitas saya sebagai MC pada kegiatan tersebut," tulisnya.

Ia menyadari bahwa perkataannya sudah membuat kecewa Josepha Alexandra beserta pada guru pembimbing.

"Saya menyadari sepenuhnya bahwa pernyataan tersebut telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, bahkan perasaan berbagai pihak, khususnya adik-adik peserta lomba, guru-guru pendamping/pembimbing dari SMA Negeri 1 Pontianak, serta seluruh masyarakat terutama masyarakat Provinsi Kalimantan Barat yang mengikuti dan memberikan perhatian terhadap kegiatan ini," tulisnya.

Dipecat hingga Pertemanan Rusak

Walau begitu hal tersebut tidak membuat kariernya tetap aman.

Pasalnya MPR RI memutuskan untuk menonaktifkan Shindy sebagai MC.

"Terkait ramainya pemberitaan di media sosial tentang LCC Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, mengenai penilaian jawaban peserta pada salah satu sesi lomba, panitia pelaksana dari Sekretariat Jenderal MPR RI telah menonaktifkan Dewan Juri dan MC pada kegiatan LCC ini," tulis keterangan MPR.

Baca juga: Bocor! 5 Pemain Keturunan Diincar John Herdman untuk Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selain itu Evicatering yang memakai jasa Shindy Luftiana juga memutuskan untuk menghentikan hubungan kerja sama..

Melalui akun instagramnya @Evicatering, menegaskan pemutuskan hubungan kerja tersebut berlaku per tanggal 12 Mei 2026.

Tak selesai sampai hancurnya karier saja, hubungan pertemanan Shindy pun kini ikut terpengaruh.

Ia menuliskan menerima semua keputusan terkait kariernya.

Baca juga: Cahaya Listrik PLN Membawa Bahagia dan Akhiri Penantian Panjang Warga Dusun Untemungkur

"Ketika aku membaca ribuan komentar dari netizen, hampir semua isinya hujatan untuk aku, semua kata-kata isi kebun binatang keluar, sumpah serapah aku terima, sampai seruan boykot Shindy MC.

Dan sampai akhirnya memang benar-benar semua harapan dan tuntutan netizen terwujud, aku hilang pekerjaan.

Aku bisa menerima itu semua dengan tabah, sabar, ini memang resiko yang harus aku terima atas kesalahanku," tulisnya di TikTok.

Namun kata Shindy, yang lebih menyakitkan ketika melihat temannya juga memperlakukan dia sama seperti yang lain.

 

"Tapi tidak ada yang lebih menyakitkan dalam kejadian ini, ketika aku melihat dari teman-teman sejawat seprofesiku memanfaatkan moment jatuhnya aku sekarang untuk menghakimiku bahkan merayakannya.

Aku tetap akan berprasangka baik kepada Allah, semoha semua ini ada hikmahnya, semua ini pelajaran berharga buatku," tulis Shindy Lutfiana MC LCC Empat Pilar 2026 di Pontianak.

Baca juga: Mahfud MD Tak Sengaja Bertemu Jokowi pada Sabtu Malam di Pesta Pernikahan, Ini Pembicaraan Keduanya

Sumber: Tribunnews.com/ TribunJatim.com 

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved