Berita Viral

Sapi Gemoy Terpilih Jadi Hewan Kurban Milik Presiden Prabowo, Beratnya 1,1 Ton Seharga Rp 122 Juta

Pemilik sapi, Nur Khozin (31), mengatakan Gemoy telah dipeliharanya sejak masih kecil hingga kini berusia empat tahun. 

Tayang:
Kompas.com
SAPI KURBAN PRESIDEN - Sapi milik warga Desa Margosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Iduladha 2026. 

TRIBUN-MEDAN.com - Seekor sapi asal Kendal, Jawa Tengah dipilih menjadi hewan kurban milik Presiden Prabowo Subianto pada Iduladha 2026.

Sapi milik warga Desa Margosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Iduladha 2026.

Sapi milik warga Desa Margosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah itu dinamai Gemoy.

Sapi gemoy memiliki bobot mencapai 1,1 ton dan dibeli dengan harga Rp 122 juta.

Pemilik sapi, Nur Khozin (31), mengatakan Gemoy telah dipeliharanya sejak masih kecil hingga kini berusia empat tahun. 

Baca juga: Pria Bertato Akhiri Hidup di Jembatan Jl AH Nasution Medan, Polisi: Tak Ada Bekas Kekerasan

Dari beberapa sapi yang dimilikinya, Gemoy menjadi yang paling menonjol karena pertumbuhan tubuhnya jauh lebih cepat dibanding sapi lain. 

“Dibeli sama Pak Prabowo dengan harga Rp122 juta,” kata Nur Khozin, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, rata-rata sapi peliharaannya hanya berbobot sekitar 400 hingga 600 kilogram. 

Namun Gemoy menunjukkan perkembangan berbeda sejak usia dua tahun. “Gemoy ini sejak usia dua tahun perkembangannya cepat.

Badannya tambah besar juga bobotnya,” ujarnya.

Baca juga: Polda Metro Jaya Putuskan Perkara Roy Suryo dan dr Tifa Dalam Waktu Dekat Terkait Ijazah Jokowi

Mandi Dua Kali Sehari

Karena perkembangannya yang istimewa, Gemoy mendapat perawatan khusus dibanding sapi lainnya. 

Jika sapi lain dimandikan dua hingga tiga kali dalam seminggu, Gemoy dirawat lebih intensif dengan mandi dua kali sehari, pagi dan sore. 

Selain itu, pola makan Gemoy juga dijaga ketat. Nur Khozin mengaku memilih sendiri rumput pakan terbaik serta menambahkan vitamin dan ramuan rempah-rempah untuk menjaga kesehatan sapi andalannya tersebut. 

Baca juga: Ferdy Sambo Bisa Kuliah S2 dari Tahanan, Begini Penjelasan Ditjen Pas

“Makannya juga kami perhatikan. Selain rumputnya kami cari sendiri, kami juga memberinya vitamin dan rempah-rempah supaya tidak sakit,” jelasnya.

Nur Khozin mengaku bangga setelah sapi miliknya terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.

Sapi tersebut lolos melalui proses seleksi ketat sebelum akhirnya dibeli untuk kurban presiden.

“Dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal yang datang ke sini untuk survei. Kemudian terpilih untuk dibeli,” ujar Nur Khozin. 

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Ragajati menjelaskan, pemilihan sapi kurban presiden memiliki sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sesuai ketentuan dari Sekretariat Presiden. 

“Bobot minimal satu ton, sapi sehat dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban, serta diutamakan berasal dari sapi lokal Kabupaten Kendal,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihak dinas membentuk tim khusus untuk mencari sapi-sapi potensial di Kendal yang dapat diusulkan sebagai sapi bantuan kemasyarakatan (banmas) presiden.

“Kami dari dinas ada tim yang ditugasi mencari potensi sapi-sapi besar untuk diusulkan ke Setpres sebagai sapi banmas presiden. Yang lolos adalah sapi milik Pak Nur Khozin ini,” katanya.

(tribun-medan.com)

Sumber: kompas.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved