Kecelakaan Bus ALS di Muratara

Nama-nama 16 Korban Meninggal Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki, Pasutri dan Anaknya Turut Tewas

Nama-nama korban meninggal insiden kecelakaan bus ALS versus truk tangki minyak di Sumsel, sudah berhasil teridentifikasi

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
ChatGPT
KECELAKAAN MAUT- Bus ALS sudah dua kali mengalami kecelakaan maut sepanjang setahun terakhir. Tahun 2025 di tanggal 6 Mei, 12 penumpang tewas, dan 6 Mei 2026, 16 penumpang tewas. 

Akibatnya, dua kendaraan tersebut terbakar hingga menyebabkan 16 orang tewas. 

"Hingga saat ini, tercatat total korban sebanyak 20 orang, terdiri dari 16 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat, dan 1 orang luka ringan," kata Nandang, Kamis (7/5/2025). 

Korban Ariyanto Baru Menikah

Terpisah, duka mendalam menyelimuti keluarga Ariyanto, warga Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Sumsel.

Ariyanto merupakan yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi truk tangki BBM.

Pada saat kejadian, ia sedang menjalankan tugas untuk melakukan loading atau pembongkaran muatan minyak di kawasan Simpang Jene, Kabupaten Musi Rawas

Perjalanan kerja yang awalnya berlangsung seperti biasa itu berubah menjadi tragedi yang merenggut nyawanya.

Dalam insiden tersebut, Ariyanto dilaporkan tewas terbakar di lokasi kejadian.

Tak hanya dirinya, seorang penumpang bernama Martono juga turut menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan tragis itu.

Peristiwa nahas tersebut meninggalkan luka mendalam bagi keluarga besar korban maupun warga sekitar.

Tangis dan kesedihan menyelimuti rumah duka setelah kabar meninggalnya Ariyanto tersebar ke kerabat dan tetangga.

Almarhum diketahui meninggalkan tiga orang anak yang kini harus kehilangan sosok ayah mereka untuk selamanya.

Dari ketiga anak tersebut, dua sudah beranjak dewasa sementara satu lainnya masih duduk di bangku sekolah dasar.

Selain tiga orang anak, istri korban Ariyanto, Usbapermi, mengaku tak bisa berkata-kata dan tak mampu menyembunyikan kesedihannya.

Pasalnya, korban Ariyanto dan Usbapermi diketahui baru saja melangsungkan pernikahan.

"Tak bisa berkata-kata saya," kata Usbapermi kepada wartawan di RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved