Berita Viral

Motif Sebenarnya Eks Menantu Otaki Pembunuhan Dumaris, Ternyata Berencana Habisi 4 Orang

Tersangka AF mengaku sempat terlibat konflik internal dengan keluarga korban saat masih tinggal bersama.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
TERJERAT DUNIA GELAP: Kehidupan Anisa Florensia Tumanggor (21) berubah drastis dalam kurun waktu singkat. Dari menantu yang hidup terhormat bersama keluarga Arnold Meha di Rumbai, Pekanbaru, ia kini harus menghadapi jeratan hukum sebagai otak pembunuhan terhadap mertua sendiri, Dumaris Boru Sitio (60). 

Dua pelaku lainnya berinisial E dan L turut terlibat dalam aksi tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua didampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad dan Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta, mengatakan awalnya para pelaku datang ke Pekanbaru dengan niat merampok, namun rencana tersebut berubah menjadi pembunuhan.

"Awalnya niat mereka ini ke Pekanbaru ingin merampok di rumah korban, namun berubah membunuh setelah sampai di Pekanbaru, bahkan ingin menghabisi semua yang ada di rumah,"ujarnya.

Keempat pelaku diketahui telah berada di Pekanbaru sejak Sabtu (25/4/2026) dan menginap di sebuah hotel melati di Jalan Riau.

Di sana, mereka menyusun rencana yang semula hanya perampokan, namun berkembang menjadi rencana menghabisi seluruh penghuni rumah korban, termasuk Arnold, anak korban.

Beberapa hari sebelum kejadian, para pelaku juga sempat melakukan survei lokasi rumah korban.

Pada hari kejadian, AF menghubungi Arnold dan mengajaknya bertemu di sebuah ruko di Jalan Sudirman. Setelah itu, pelaku menuju rumah korban dan masuk ke dalam.

Sesampainya di rumah, AF bersama L sempat berinteraksi dengan korban.

"Sampai ke dalam rumah sempat salam korban dan cium tangan, dan ditanya mertuanya kok sudah lama tidak ke sini," ujar pelaku.

Saat suasana lengah, SL masuk ke rumah dengan berpura-pura menagih uang taksi online. 

Ia kemudian melakukan aksi kekerasan terhadap korban hingga meninggal dunia. 

Setelah itu, korban dipindahkan ke kamar mandi dan pelaku merusak CCTV di rumah tersebut.

Tidak lama kemudian, Arnold tiba di rumah. Namun ia tidak mengetahui kondisi ibunya karena dialihkan oleh AF dan L. 

Arnold kemudian diajak pergi ke wilayah Minas, Siak, dengan rencana akan dijadikan target berikutnya.

Dalam perjalanan, rencana tersebut dibatalkan. Pelaku kemudian memberikan uang Rp50 ribu kepada Arnold dan menyuruhnya kembali ke Pekanbaru.

Berencana Bunuh Empat Orang

MENANTU RAMPOK MERTUA - Tampang Anisa menantu yang rampok mertuanya, Dumaris Sitio di Pekanbaru. Dumaris Sitio tewas dihantam balok kayu di rumahnya, Jalan Kurnia 2, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Rabu (29/4/2026).
MENANTU RAMPOK MERTUA - Tampang Anisa menantu yang rampok mertuanya, Dumaris Sitio di Pekanbaru. Dumaris Sitio tewas dihantam balok kayu di rumahnya, Jalan Kurnia 2, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Rabu (29/4/2026). (TikTok)
Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved