Reshuffle Kabinet

PRESIDEN Prabowo Resmi Lantik 6 Pejabat Baru, Dudung KSP, Jumhar Menteri LH

Mereka adalah Jumhur Hidayat, Hanif Faisol Nurofiq, Dudung Abdurachman, Hasan Nasbi, dan Abdul Kadir Karding.

|
Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden
PELANTIKAN KABINET - Sebanyak enam pejabat dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2026). Adapun keenamnya yakni  Jumhur Hidayat, ⁠M Qodari, Dudung Abdurachman, ⁠Hanif Faisol, ⁠Hasan Nasbi, Abdul Kadir Karding 

TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Prabowo Subianto melantik pejabat baru dalam reshuffle kabinet terbaru, Senin (27/4/2026). 

Pelantikan digelar di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Para menteri yang dilantik berbaris diambil sumpahnya. Mereka adalah Jumhur Hidayat, Hanif Faisol Nurofiq, Dudung Abdurachman, Hasan Nasbi, dan Abdul Kadir Karding.

“Bersediakah saudara-saudara untuk diambil sumpah menurut agama Islam?” tanya Prabowo.

“Bersedia,” jawab mereka. Mereka lantas mengucap sumpah untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 serta menjalankan peraturan perundang-undangan demi darma bakti untuk Indonesia. 

Baca juga: 6 Pejabat Penting Tiba di Istana Jelang Reshuffle, Hasan Nasbi Jadi Utusan Khusus Presiden

Mereka juga bersumpah untuk menjunjung tinggi etika jabatan dan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab. 

Berikut daftar pejabat menteri dan pejabat setingkat menteri yang dilantik:

  • Jumhur Hidayat menjadi Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup
  • Hanif Faisol menjadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan
  • Dudung Abdurachman menjadi Kepala Staf Kepresidenan
  • Muhammad Qodari menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
  • Hasan Nasbi menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi
  • Abdul Kadir Karding menjadi Kepala Badan Karantina Indonesia

Jumhur Hidayat Bernazar Konvoi Momen May Day

Sebelum dilantik jadi Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat bernazar dirinya tetap akan turun ke jalan bersama massa buruh pada peringatan May Day, 1 Mei mendatang. 

Ia menegaskan komitmennya untuk tetap mengawal isu kesejahteraan pekerja dari dalam pemerintahan.

"Saya rencana saya sendiri rencana, kan itu hari libur ya, ya hari libur, kalaupun saya benar dilantik ini, hari libur saya akan naik motor memimpin yang dari Jakarta ya, sekitar 40.000 naik motor," ujar Jumhur saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/4/2026). Aksi tersebut direncanakan akan berpusat di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Jumhur menyebutkan bahwa massa dari Jakarta akan bergabung dengan rombongan buruh lainnya dari wilayah Jabodetabek.

"Ya akan ke Monas sama-sama bergabung dengan teman-teman dari Jabodetabek yang naik bus," tambahnya. 

Jumhur juga menyebutkan bahwa peringatan hari buruh tahun ini direncanakan akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Terkait tugas barunya sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur menyatakan telah menyiapkan sejumlah prioritas kerja. Salah satu masalah mendesak yang menjadi sorotannya adalah pengelolaan sampah dan komitmen internasional.

"Yang paling di depan mata ya soal ya sampah apa semua ya. Terus kita harus keep up juga dengan isu-isu atau kesepakatan internasional secara bertahap kita harus penuhi, kira-kira gitulah," jelasnya.

Selain isu lingkungan, penunjukan Jumhur juga membawa misi besar bagi perlindungan tenaga kerja.

Ia mengungkapkan adanya rencana pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) melalui Keputusan Presiden.

"Insya Allah itu juga rencananya Bapak Presiden akan membuat Keppres tentang Satgas mitigasi PHK lah gitu ya. Jadi gimana caranya intervensi apa yang bisa dilakukan oleh semua terutama oleh pemerintah dalam rangka memitigasi PHK," tutur Jumhur.

Jumhur berharap kehadirannya di kabinet dapat menjadi jembatan yang kuat bagi aspirasi kaum buruh. Ia meyakini dukungan dari rekan-rekan aktivis akan terus mengalir selama dirinya bekerja untuk kepentingan rakyat.

"Mudah-mudahan lulus gitu. Jadi ini bisa mewakili gerakan atau teman-teman dari buruh. Saya buruh kan tidak hanya urusan teknis buruh aja tapi di beberapa hal buruh harus bisa banyak hal juga," pungkasnya. (tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved