Berita Viral

CERITA Korban ke Ibunya Selama Dititip di Daycare Jogja: Ditaliin Kaki Badan Terus Mulut Ditutup

Miris hati mendengar cerita korban ke ibunya selama dititip di Daycare Little Aresha Jogja

Tribunjogja.com
LUKA DI BIBIR - Foto anak yang mengalami luka di bibir akibat dugaan kekerasan di daycare bernama Little Aresha wilayah Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Korban cerita ke ibunya soal yang dialaminya selama dititipkan 

TRIBUN-MEDAN.COM – Miris hati mendengar cerita korban ke ibunya selama dititip di Daycare Little Aresha Jogja.

Korban dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha di Jogja mengungkap cerita kepada ibunya soal yang diterimanya selama dititipkan.

Ibu korban kemudian merekam pengakuan tersebut dan mengunggahnya ke media social, TikTok pada Sabtu (25/4/2026).

Di awal video, ibu A bertanya kepada balita perempuan tersebut terkait perlakuan pengasuh yang dipanggil dengan sebutan miss di daycare Little Aresha.

Mengejutkan, A mengaku kaki dan badannya diikat oleh pengasuh.

Tak cuma itu, mulut A juga ditutup agar tangisnnya tak terdengar.

"Waktu di sekolah diapain sama miss-nya?" tanya ibu korban.

Baca juga: Baru Resmi Menikah, Pengantin Pria Aniaya dan Tampar Istrinya setelah Baca Pesan dari Mantan

"Ditaliin, kaki, badan, terus mulutnya ditutupin," jawab A.

"Biar apa ditutupin mulutnya?" tanya ibu korban.

"Biar gak nangis, biar mama enggak dengar aku nangis," kata A.

Pengakuan A sejalan dengan pernyataan Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Rizky Adrian.

Rizky Adrian, mengungkapkan saat menggerebek daycare Little Aresha, ia menyaksikan langsung perlakuan tidak manusiawi yang dilakukan pengasuh terhadap anak-anak di lokasi tersebut.

“Petugas kita memang melihat langsung bahwa anak tersebut diperlakukan tidak manusiawi. Ada yang kakinya diikat, tangannya diikat, dan sebagainya,” tegas Adrian saat ditemui di Mapolresta Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, mengatakan kasus itu terungkap seusai salah satu karyawan melihat bahwa perlakuan terhadap bayi atau anak yang dititipkan kurang manusiawi.

Baca juga: SOSOK Irwan Arya, Politikus Partai Demokrat, Laporkan Rismon Terkait Buku Gibran End Game

“Sehingga kurang sesuai dengan hati nuraninya karena mungkin ada yang dianiaya, ditelantarkan,” ungkapnya, saat dihubungi, Sabtu (25/4/2026).

Lantaran tidak sesuai hati nurani, kemudian karyawan tersebut mengundurkan diri atau resign.

Namun ijazah yang digunakan syarat bekerja justru ditahan oleh pihak daycare.

“Dia merasa tidak sesuai hati nurani kemudian resign tetapi ijazahnya ditahan sama pemilik sehingga dia melapor ke kami. Karena mendapat informasi tersebut, langsung kami ditindaklanjuti,” ungjapnya. 

Eva Pandia menegaskan saat ini proses penyelidikan kasus ini masih berlangsung.

Sejumlah orang tua wali juga masih berdatangan di Mapolresta Yogyakarta untuk meminta kejelasan kasus tersebut.

“Masih didalami oleh penyidik. Mereka nanti baru pendalaman,” pungkasnya. 

*/tribun-medan.com

artikel ini telah tayang di Tribunjakarta

 

 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved