Berita Viral
TERKUAK Siasat Kotor Syekh Ahmad Al Misry Lecehkan Anak Laki-Laki, Modus Agama dan Tawaran ke Mesir
Pendakwah Syekh Ahmad Al Misry melakukan tindakan biadab terhadap anak laki-laki dibawah umur.
TRIBUN-MEDAN.com - Pendakwah Syekh Ahmad Al Misry melakukan tindakan biadab terhadap anak laki-laki di bawah umur.
Dia melecehkan anak laki-laki di bawah umur hingga mengalami trauma berat.
Ahmad Al Misry memperdaya korban dengan modus agama dan tawaran ke Mesir.
Syekh Ahmad Al Misry telah ditetapkan sebagai tersangka pelecehan seksual oleh Bareskrim Polri pada 22 April 2026 lalu.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan penetapan tersangka itu dilakukan usai penyidik melakukan gelar perkara.
"Berdasarkan pelaksanaan Gelar perkara oleh Penyidik atas dasar laporan polisi nomor: LP/B/586/XI/2025/SPKT/Bareskrim Polri tanggal 28 November 2025 penyidik telah menetapkan saudara SAM sebagai tersangka," kata Trunoyudo kepada wartawan, dikutip dari Tribunnews, Jumat (24/4/2026).
Baca juga: Soal MBG Butuh 19.000 Sapi Per Hari, Dalih Kepala BGN: Itu Hanya Pengandaian
Baca juga: Pengakuan Ferizka Totok Sirih ke Bayi Sampai Menjerit Klaim Bisa Sembuhkan Kanker Sejak SD
Baca juga: Begal yang Digebuki Warga di Deli Tua Ngadu ke Polisi, Padahal Ngaku Sering Bacok Pengendara Motor
Ia mengatakan dalam hal ini, penyidik dari Dittipid PPA dan PPO Bareskrim Polri telah memberikan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kepada korban.
"Dalam rangka memberikan perlindungan dan pelayanan terhadap korban, penyidik telah melakukan proses penyidikan oleh Dittipid PPA dan PPO Bareskrim Polri," jelasnya.
Modus Agama
Sosok Syekh Ahmad Al Misry selama ini dikenal sebagai salah satu juri di program hafiz Alquran yang tayang di sebuah stasiun TV swasta di Indonesia.
Pihak perwakilan korban yang diwakili Habib Mahdi mengungkapkan kronologi awal tindak dugaan asusila yang dilakukan Syekh Ahmad.
Dikatakan Habib Mahdi, jumlah korban lebih dari satu yang berasal dari berbagai daerah.
Modus yang digunakan SAM, dikatakan Habib Mahdi, turut membawa-bawa nama Nabi Muhammad SAW.
"Saya buka, ada satu video yang singkat ya. Kurang lebih durasinya 9 detik. Itu kalimat bahwa 'Syekh, kenapa demikian'. Lalu si Syekh itu mengatakan, 'enggak apa-apa kok, Nabi Muhammad dengan Sayyidina Ali pun melakukan hal yang seperti itu' gitu," terang Habib Mahdi, dikutip dari YouTube Seleb On Cam News, Kamis (23/4/2026).
Habib Mahdi kemudian membuka video lain yang ia terima.
"Saya cari video yang berkaitan dengan orang tersebut. Ada muka, ada baju yang sama, saya buka. Saya dengerin dari awal sampai akhir. 'Loh ini apa ini, kok gitu? Kok ho**se****al, kok pelecehan yang ada di luar nalar saya. Laki sama lelaki," ucapnya lagi.
Dikatakan Habib Mahdi, antara satu korban dengan korban lainnya tak saling mengenal.
"Antara korban di video ini dengan di video itu tak saling kenal. Lokasinya juga berbeda. Jadi, dua orang ini tidak saling kenal," imbuhnya.
"Lalu saya tanya, apa kok sampai Anda mau melakukan seperti itu. Pertama kejadiannya di Purbalingga. Si korban berusia 15 tahun. Saat itu Syekh Ahmad sedang berdakwah di sana," tuturnya.
"Kebetulan bertamu di pondok pesantren pamannya si korban ya. Sebagai tamu, minta ditemenin. Setelah ditemenin ngobrol-ngobrol ditawarin, mau enggak saya berangkatin ke Mesir menjadi hafiz Alquran. Nanti kalau ke sana memiliki sanad," jelas Habib Mahdi lagi.
Habib Mahdi menjelaskan, sanad merupakan sesuatu pencapaian yang luar biasa bagi penghafal Alquran.
"Otomatis dia mau, iming-iming agama ya. Setelah mau, 'Oke setelah ngobrol semua, kamu benar mau, yakin? Ya udah saya cek fisik'," tambah Habib Mahdi menirukan ucapan SAM.
"Namanya anak umur 15 tahun, enggak pernah ke luar negeri suruh cek fisik. Apa cek fisiknya? Buka baju, buka baju begini, mau lihat ada tatonya enggak, ada cacat enggak, dan sebagainya," seloroh Habib Mahdi.
Korban sempat menolak ketika diminta membuka celananya.
"Tanya suruh buka celananya. Tadinya enggak mau. Termasuk mohon maaf, alatnya dipegang ya. Sudah kejadian, korban diberangkatin karena janjinya," lanjut Habib Mahdi.
Korban kembali menerima perlakuan penyimpangan lainnya saat menginap di rumah SAM.
"Waktu di Jakarta, rumahnya si Ahmad Misry ini itu korban yang sama juga dilu*ut bibirnya karena katanya supaya fasih," jelasnya.
Korban Trauma
Al Misry dikabarkan masih berada di Mesir, negara asalnya. Pihak perwakilan korban, Habib Mahdi meminta Al Misry tak kabur dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Kalau sesama jenis ini kan menular ya dan anak-anak ini memiliki trauma yang sangat luar biasa ya kan," ungkapnya, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Sabtu (25/4/2026).
"Ketika ngadepin saya aja mereka histeris. Dia bilang, 'Saya sudah enggak percaya sama ustaz. Bahkan saya sudah memilih murtad daripada begini'," tambahnya.
Menurutnya, para korban harus menjalani pengobatan dari traumanya.
"Artinya, ini kita mesti ngobatin mereka itu juga tahunan," tandas Habib Mahdi.
Habib Mahdi menerangkan, ketika menemui korban, mereka membutuhkan waktu untuk menceritakan kembali kejadian itu.
"Bahkan ketika kemarin saya wawancara itu antara hari pertama dan berikutnya perlu jeda, perlu waktu. Ada tetesan air mata yang sangat mendalam. Penyesalan, kok kenapa saya harus kenal sama Ahmad Misry," selorohnya.
Dari banyaknya korban, Habib Mahdi menegaskan hampir seluruhnya masih di bawah umur.
"Korbannya dipastikan laki-laki semua, 80 persen di bawah umur," tegasnya.
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di tribun-lampung.com
| Pengakuan Ferizka Totok Sirih ke Bayi Sampai Menjerit Klaim Bisa Sembuhkan Kanker Sejak SD |
|
|---|
| Begal yang Digebuki Warga di Deli Tua Ngadu ke Polisi, Padahal Ngaku Sering Bacok Pengendara Motor |
|
|---|
| NASIB Iptu N Tembak Remaja Berujung Tewas Saat Bubarkan Tawuran, Polri Kini Lakukan Evaluasi Anggota |
|
|---|
| Fantastis Harta Suratno Ketua DPRD Magetan Nangis Bak Bocil Saat Ditetapkan Tersangka Korupsi |
|
|---|
| JAWABAN Kubu Rismon Sianipar Dilaporkan Kasus Penipuan Buku 'Gibran End Game', Korban Rugi Rp 6 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Syekh-Ahmad-Al-Misry-pelecehan.jpg)