Berita Medan
Tukang Tambal Ban Nekat Bobol Mess Polda Aceh, Uang Dipakai untuk Happy-Happy
Dari penyelidikan pihak kepolisian, diketahui pelaku yang nekat melakukan pembobolan ini berjumlah lima orang.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Bangunan mess Polda Aceh di Jalan Tengah No. 140 A, Kelurahan Mesjid, Kecamatan Medan Kota, menjadi sasaran empuk para pelaku kejahatan.
Dari penyelidikan pihak kepolisian, diketahui pelaku yang nekat melakukan pembobolan ini berjumlah lima orang.
Sejauh ini, dari lima pelamu diketahui tim Unit Reskrim Polsek Medan Kota telah berhasil mengamankan empat orang.
Terbaru, malam tadi pelaku keempat yakni Ricky Ardian Alias Mengket diciduk di salah satu kos-kosan di kawasan Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun.
"Setelah dilakukan penyelidikan, kita berhasil mengamankan satu lagi pelaku pembobolan mess Polda Aceh. Kita amankan di kawasan Jalan Brigjen Katamso, saat sembunyi di sebuah kos-kosan," ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, PM Tambunan, Senin (18/5/2026) malam.
Saat diamankan, pelaku berupaya melakukan perlawanan hingga akhirnya pihak kepolisian terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menembak kaki pelaku.
Usai diamankan, pelaku langsung diboyong ke RS Bhayangkara untuk dilakukan penanganan medis.
Amatan www.tribun-medan.com, Ricky tampak meringis kesakitan saat diturunkan dari mobil. Dimana, kaki kanan pelaku terlihat terbungkus perban usai ditembak oleh polisi. Di hadapan petugas, Ricky mengaku jera dan tak lagi berani mengulangi aksinya.
"Ampun aku pak, enggak berani lagi," ucapnya seraya mengangkat tangan.
Saat ditanya aksi nekatnya melakukan pencurian di mess polisi, Ricky mengaku awalnya ia diajak oleh temannya berinisial D (DPO).
Dikatakannya, temannya itu diketahui merupakan petugas jaga malam di mess tersebut yang memiliki ide untuk membobol dan menguras barang di dalam bangunan itu.
"Diajak teman bang, dia yang jaga malam dulu di mess itu," ungkapnya.
Pria yang sehari-hari menjadi tukang tambal ban ini mengaku, memang sudah mengetahui bangunan tersebut merupakan mess milik Polda Aceh karena melihat papan informasi (pamflet) yang ada di bagian depan.
Namun, karena mendapatkan informasi dari temannya bangunan tersebut sudah tak lagi digunakan ia nekat ikut melakukan pencurian.
"Tau (mess Polda) karena ada pamfletnya. Tapi dibilang kawan itu sudah kosong karena sudah dipindahkan, messnya enggak dipakai lagi," ucapnya.
Dirinya mengaku, usai membobol dan menggondol barang-barang dari dalam mess ia langsung menjualnya. Sementara uang hasil penjualan barang curian ini, diakuinya digunakan untuk membeli narkoba.
"Uangnya biasa lah bang untuk happy-happy, beli makan sama narkoba," katanya.
Lebih lanjut, ia mengaku sudah sekitar enam kali melakukan aksi pencurian di seputar Kecamatan Medan Kota.
Sementara itu, akibat perbuatannya hingga saat ini ia sudah tiga kali masuk ke dalam penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
(mns/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Pelaku Pencurian Rumah di Jalan Jermal V Ditangkap Polisi, Juliadi Diamankan Berkat Rekaman CCTV |
|
|---|
| SeaBank Resmikan Kantor Cabang Medan, Langkah Perluas Akses Layanan Keuangan Digital |
|
|---|
| UNIVA Medan Peringati Milad ke-68, Rektor Tekankan Sinergi Ilmu dan Amal Bangun Peradaban Islam |
|
|---|
| Bantu Keluarga Akseptor Tambah Penghasilan dan Cegah Stunting, Pemko Medan Bentuk UPPKA |
|
|---|
| PSBI Gelar Rakernas dan Konser Road to 165 HUT HKBP, Bahas Pesta Bolon V 2027 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/BOBOL-MESS-POLDA-Salah-satu-pelaku-pembobolan-mess-Polda.jpg)