Berita Olahraga
NPC Sumut Juara Umum Kejuaraan Taekwondo Pancasila Cup 2, Borong 7 Emas dan 1 Perunggu
NPC Sumut kembali menorehkan prestasi membanggakan setelah berhasil meraih gelar juara umum pada Kejuaraan Taekwondo
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - National Paralympic Committee Sumatera Utara (NPC Sumut) kembali menorehkan prestasi membanggakan setelah berhasil meraih gelar juara umum pada Kejuaraan Taekwondo Pancasila Cup 2 memperebutkan Piala Reda Manthovani.
Berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur, pada 15 hingga 17 Mei 2026, NPC Sumut tampil impresif dengan membukukan tujuh medali emas dan satu medali perunggu.
Hasil itu sekaligus memastikan Sumatera Utara keluar sebagai juara umum untuk kedua kalinya secara beruntun setelah pada tahun sebelumnya juga berhasil meraih prestasi serupa.
Adapun tujuh atlet yang berhasil menyumbangkan medali emas yakni Mian Sirait di kelas K41 under 70 kilogram, Rizky Ilham kelas K41 under 80 kilogram, Siti Rizqah Ananda kelas K44 under 57 kilogram, Mila Satriani kelas K44 under 65+ kilogram, Fajar kelas K41 under 58 kilogram, serta Anton Loam Sianturi di kelas K44 under 70 kilogram.
Sementara Endang Kusuma berhasil meraih medali perunggu di kelas K44 under 80+ kilogram. Selain itu, Samuel Sembiring juga sukses mempersembahkan medali emas pada kategori poomsae.
Ketua Umum NPC Sumut, Alan Sastra Ginting, mengaku bangga atas perjuangan seluruh atlet yang tampil maksimal sepanjang kejuaraan berlangsung.
Menurutnya, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum menjadi bukti bahwa pembinaan atlet para taekwondo Sumatera Utara berjalan ke arah positif.
“Alhamdulillah delapan atlet kita bisa tampil maksimal sehingga berhasil meraih enam medali emas dan satu perunggu. Ini menjadi gelar juara umum kedua kami setelah tahun lalu juga berhasil menjadi juara umum,” ujarnya kepada Tribun Medan, Minggu (17/5/2026).
Alan mengatakan, pencapaian tersebut terasa semakin spesial karena sebagian besar atlet yang diturunkan merupakan atlet-atlet pemula. Meski minim pengalaman, mereka mampu tampil percaya diri dan bersaing dengan atlet dari daerah lain.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena atlet yang kita turunkan mayoritas atlet pemula, tetapi mereka mampu bersaing bahkan merebut medali emas. Ini tentu menjadi kejutan yang sangat positif,” katanya.
Ia menambahkan, hasil di Pancasila Cup 2 akan menjadi modal penting bagi NPC Sumut dalam mempersiapkan atlet menuju event-event besar berikutnya, termasuk Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2028.
Menurut Alan, persaingan para taekwondo nasional saat ini semakin ketat sehingga pembinaan atlet harus terus ditingkatkan secara maksimal.
“Sepulang dari sini kami akan mempersiapkan mereka lebih matang lagi. Pembinaan para taekwondo akan terus berjalan dengan baik karena tim pelatih juga terus membina dan memunculkan bibit-bibit baru,” ucapnya.
NPC Sumut, lanjut Alan, juga tetap akan melakukan evaluasi terhadap performa para atlet. Beberapa kelemahan yang masih terlihat selama pertandingan akan menjadi fokus pembenahan dalam program latihan ke depan.
“Kami tetap evaluasi untuk melihat progres atlet dan titik-titik kelemahan yang masih ada agar bisa dipertajam lagi dalam latihan menuju Peparnas 2028,” jelasnya.
Alan juga mengaku telah mengumpulkan seluruh atlet usai pertandingan untuk memberikan motivasi agar terus menjaga semangat latihan dan disiplin dalam menjalani program pembinaan.
Ia meminta para atlet yang sudah meraih emas untuk mempertahankan prestasinya, sementara atlet yang belum berhasil diminta tetap fokus dan terus meningkatkan kemampuan.
“Saya sampaikan kepada mereka agar terus berjuang, tetap disiplin mengikuti arahan pelatih dan menjaga kondisi. Mereka sangat antusias karena masih muda-muda dan punya semangat besar untuk menjadi juara di Peparnas 2028,” katanya.
Meski sukses menjadi juara umum, Alan menilai masih ada sejumlah hal yang perlu diperbaiki. Ia menyebut ada satu atlet yang gagal meraih medali sehingga menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih.
“Memang hasil ini di luar ekspektasi kami karena ada beberapa atlet pemula yang bisa meraih medali. Tapi tetap ada evaluasi karena masih ada atlet yang belum berhasil mendapatkan medali,” pungkasnya.
(cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| PGSI Medan Beri Beasiswa Pembinaan untuk Puluhan Atlet, Bangun Regenerasi Gulat Sejak Dini |
|
|---|
| KONI Sumut Motivasi Atlet Panahan Sumut, Novan: Persaingan Menuju PON Tak Mudah |
|
|---|
| Setelah Coaching Clinic Pelatih, ABTI Medan akan Gelar Turnamen Open Piala Pengkot pada Juni 2026 |
|
|---|
| Binjai City SC Rombak Skuad Jelang Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 Demi Target Promosi ke Liga 3 |
|
|---|
| Paya Bakung United dan Binjai City SC Resmi Wakili Sumut di Liga 4 Nasional 2025/2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Foto-bersama-skuat-para-taekwondo-NPC-Sumut-usai-meraih-gelar-juara-umum_.jpg)