Berita Medan
Cerita di Balik Perjalanan, Handy Luo Travel Content Creator Medan, Angkat Sisi Unik Tiap Destinasi
Kini, Handy dikenal sebagai travel content creator asal Medan yang aktif membagikan cerita perjalanan melalui Instagram
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Bagi sebagian orang, traveling mungkin hanya sekadar hobi.
Namun bagi Handy Luo, perjalanan justru menjadi mimpi yang ingin diwujudkan sebagai sebuah profesi, meski sempat dipandang sebelah mata oleh lingkungan sekitarnya.
Kini, Handy dikenal sebagai travel content creator asal Medan yang aktif membagikan cerita perjalanan melalui Instagram dan TikTok @handy_luo.
Perjalanannya dimulai sejak 2019, ketika ia mulai serius mengeksplorasi berbagai destinasi sekaligus mendokumentasikannya dalam bentuk konten digital.
“Awalnya memang dari hobi. Saya suka jalan-jalan, lalu kepikiran kenapa tidak sekalian didokumentasikan dan dibagikan,” ujar Handy kepada Tribun Medan, Sabtu (17/4/2026).
Menariknya, perjalanan pertama yang ia abadikan justru dimulai dari luar negeri.
Taiwan menjadi destinasi awal yang membuka ketertarikannya untuk menjelajah lebih jauh.
“Perjalanan itu jadi titik awal yang membuat saya semakin penasaran untuk melihat negara lain,” katanya.
Sejak saat itu, Handy semakin aktif traveling dan mulai mengangkat cerita lokal dari setiap destinasi yang dikunjungi.
Ia tidak hanya menampilkan tempat populer, tetapi juga menggali budaya, suasana kota, hingga sudut-sudut unik yang jarang terekspos.
“Setiap negara punya karakter berbeda. Mulai dari pantai, gunung, hutan, sampai kota dengan gedung pencakar langit, semuanya punya kesan tersendiri. Thailand dan Jepang jadi yang paling berkesan buat saya,” ungkapnya.
Bagi Handy, traveling bukan sekadar liburan, tetapi juga membuka wawasan baru. Ia mengaku sering mendapat inspirasi dari destinasi yang dikunjungi, termasuk harapan agar konsep pengembangan wisata serupa dapat diterapkan di Medan.
“Setiap lihat tempat yang bagus, saya selalu berpikir semoga suatu hari hal-hal seperti itu bisa diterapkan di Medan,” tambahnya.
Dalam berkarya, Handy menekankan konsistensi dan kualitas visual. Ia berusaha menghadirkan konten yang estetik, rapi, serta memiliki sudut pandang berbeda.
“Saya suka mencari angle yang tidak biasa, seperti hidden gems atau detail kecil yang jarang dibahas. Untuk editing juga saya cukup detail agar hasilnya nyaman dilihat,” jelasnya.
Di balik konsistensinya, Handy mengaku sempat menghadapi keraguan dari orang sekitar.
Ambisinya menjadi travel content creator pernah dianggap tidak realistis.
“Dulu sempat diolok-olok. Tapi saya tetap jalani karena percaya ini yang saya suka,” ujarnya.
Pengalaman tersebut justru menjadi motivasi untuk terus berkembang. Kerja kerasnya pun mulai membuahkan hasil.
Dalam beberapa tahun terakhir, Handy telah dipercaya bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk otoritas pariwisata Malaysia dan Thailand.
Ia juga pernah berkolaborasi dengan sejumlah brand nasional seperti Traveloka dan AirAsia MOVE, serta jaringan hotel ternama seperti Marriott, Accor, Swiss-Belhotel, Santika, hingga ARTOTEL.
Kini, dengan lebih dari 20 ribu pengikut di media sosial, Handy terus aktif membagikan tips traveling, referensi destinasi, hingga pengalaman personal dari berbagai perjalanan.
Bagi Handy, setiap perjalanan selalu membawa cerita baru.
“Traveling bukan hanya soal pergi ke tempat baru, tetapi tentang pengalaman dan perspektif yang kita dapat. Itu yang membuat saya ingin terus berjalan,” tutupnya.
(cr26/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Daftar Lengkap Nama 76 Pejabat Manajerial dan Fungsional Pemko Medan yang Baru Dilantik |
|
|---|
| Viral Pelajar Menyeberang Pipa Berbahaya ke Sekolah, Wali Kota: Saya Dulu Juga Lewat Situ |
|
|---|
| Anak 12 Tahun Didakwa Bunuh Ibu Kandung Jalani Sidang di PN Medan |
|
|---|
| Rico Waas Tepungtawari 1.883 Calhaj Medan: Jaga Kesehatan, Kompak, dan Maksimalkan Ibadah |
|
|---|
| Kopdes Merah Putih Didorong Jadi Motor Ekonomi Desa, Pemerintah Akui Tantangan SDM Masih Besar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/CONTENT-CREATOR-Handy-Luo-travel-content-creator.jpg)