Langkat Terkini
Tim SAR Mulai Evakuasi Warga di Besitang Langkat yang Terjebak Banjir, Ada Lansia Meninggal Dunia
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan melakukan evakuasi terhadap sejumlah warga yang terjebak banjir.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan melakukan evakuasi terhadap sejumlah warga yang terjebak banjir di Desa Pekan Besitang, Dusun Kampung Lama, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Evakuasi yang dilakukan Basarnas sejak, Rabu (26/11/2025) malam hingga, Kamis (27/11/2025).
Banjir di Besitang terjadi akibat tingginya intensitas hujan sejak malam sebelumnya. Sehingga menyebabkan meluapnya aliran Sungai Besitang dan merendam permukiman warga.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengatakan bahwa tim diberangkatkan setelah menerima informasi dari BPBD Langkat dan perangkat desa setempat.
“Setelah memperoleh laporan bahwa terdapat warga yang terjebak banjir dan membutuhkan evakuasi, kami langsung mengerahkan dua tim rescue berjumlah 14 orang berikut peralatan seperti perahu karet, life jacket, dan helm keselamatan. Prioritas kami adalah memastikan seluruh warga terjebak dapat dievakuasi dengan aman," ujar Hery Marantika.
Lanjut Hery, sesampai di lokasi tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Medan, BPBD Langkat, TNI, Polri, perangkat desa, serta masyarakat sekitar bergerak menyisir kawasan permukiman yang tergenang dengan ketinggian air mencapai 80-160 cm.
Beberapa warga lanjut usia, perempuan, dan anak-anak dievakuasi dalam keadaan selamat menggunakan perahu karet dan truk milik Basarnas Medan menuju lokasi aman yang telah disiapkan oleh pemerintah desa.
"Dilokasi tersebut Tim SAR Gabungan juga mengevakuasi seorang warga lansia yang meninggal dunia dan telah diserahkan kepada pihak keluarga dan pemerintah setempat," ujar Hery.
Hery Marantika menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan kondisi banjir mengingat curah hujan di wilayah Langkat dan sekitarnya masih cukup tinggi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Jika terjadi peningkatan debit air, segera menghubungi aparat setempat atau memanfaatkan layanan panggilan darurat 115 Basarnas," ucap Hery.
Hingga berita ini diterbitkan, Tim SAR Gabungan masih terus berupaya menjangkau lokasi warga yang masih terisolir dan terjebak akibat banjir.
(cr23/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Bobol Rumah Warga dan Curi Uang Rp 110 Juta, Pria di Langkat Diringkus Polisi |
|
|---|
| Pertanyakan Bantuan Banjir, Masyarakat Besitang Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Langkat |
|
|---|
| Rumah Kosong di Langkat Jadi Markas Sabu, Pengedar Diringkus Polisi saat Hendak Melarikan Diri |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran Idul Fitri, 23.809 Kendaraan Melintas di Jalan Tol Binjai-Langsa |
|
|---|
| Jelang Lebaran Pemkab Langkat Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah untuk Korban Banjir dari Presiden |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Badan-Nasional-Pencarian-dan-Pertolongan-Basarnas-Kelas-A-Medan.jpg)