Langkat Terkini
Soroti Aset Mobil Pikap Milik Desa Alur Cempedak yang Hilang, Ini Kata Inspektorat Langkat
Hilangnya aset desa satu unit mobil pikap milik Desa Alur Cempedak, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat masih hangat diperbincangkan.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Hilangnya aset desa satu unit mobil pikap milik Desa Alur Cempedak, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, masih hangat diperbincangkan.
Hilangnya mobil pikap ini pun mendapat sorotan dari Kepala Inspektorat Langkat, Hermansyah saat dikonfirmasi wartawan.
Hermansyah menegaskan, yang namanya aset dan dibeli pakai dana desa, jika hilang itu harus menjadi pertanggungjawaban desa.
Gitu pun, sampai saat ini Inspektorat Langkat belum ada melakukan pemeriksaan di Desa Alur Cempedak.
"Kami memang belum ada melakukan pemeriksaan yang reguler di Desa Alur Cempedak. Tapi namanya aset yang dibeli pakai dana desa, itu harusnya dipertanggungjawabkan desa," kata Hermansyah, Selasa (11/11/2025).
Meski demikian, Hermansyah menyarankan agar membuat pengaduan masyarakat (Dumas) ke Inspektorat Langkat.
"Masukkan aja dumasnya ke Inspektorat agar ditindaklanjuti," ucap Hermansyah.
Saat disinggung apakah Inspektorat tidak bisa langsung turun melakukan pemeriksaan, Hermansyah menjelaskan beberapa hal.
"Kalau seandainya kita Inspektorat langsung turun, nunggu pemeriksaan reguler, kapan waktunya. Dari 240 desa, kami hanya memiliki beberapa auditor saja. Jadi Desa Alur Cempedak belum mendapat giliran," ujar Hermansyah.
"Desa Alur Cempedak belum kena, mungkin tahun berikutnya. Tahun ini sudah 40-an desa yang sudah dilakukan pemeriksaan," sambungnya.
Sedangkan itu menurut sumber wartawan yang meminta identitas tak disebutkan menjelaskan, saat ini Kepala Desa Alur Cempedak, RG telah menyiapkan surat pertanggungjawaban (SPJ) atas hilangnya aset satu unit mobil pikap.
"SPJ baru dibuat sama kades, baru siap infonya," kata sumber.
Dikabarkan sebelumnya, satu unit mobil pikap yang menjadi aset Desa Alur Cempedak, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, diduga hilang.
Mobil yang dibeli pada tahun 2018 silam, diduga hilang pada saat anak kapala desa menjadi salahsatu pengurus BUMDes.
"Mobil pikap itu hilang, pada saat masa anaknya kades menjadi pengurus BUMDes," ujar salahseorang warga yang meminta identitasnya tak disebutkan dalam pemberitaan, Kamis (6/11/2025).
| Pertanyakan Bantuan Banjir, Masyarakat Besitang Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Langkat |
|
|---|
| Rumah Kosong di Langkat Jadi Markas Sabu, Pengedar Diringkus Polisi saat Hendak Melarikan Diri |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran Idul Fitri, 23.809 Kendaraan Melintas di Jalan Tol Binjai-Langsa |
|
|---|
| Jelang Lebaran Pemkab Langkat Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah untuk Korban Banjir dari Presiden |
|
|---|
| Bupati Langkat Imbau Pemudik Manfaatkan Pos Pelayanan saat Melintasi Jalinsum Medan-Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Suasana-kantor-Desa-Alur-Cempedak-Kecamatan-Pangkalan-Susu.jpg)