Univa Dorong Penguatan Karakter Mahasiswa, Gelar Halalbihalal dan Seminar Nasional

Ia juga berharap kegiatan seminar nasional ini mampu memperkuat nilai ketakwaan dan karakter mahasiswa.

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/HUSNA FADILLA TARIGAN
SEMINAR NASIONAL - Sejumlah pimpinan dan narasumber berfoto bersama usai kegiatan Halalbihalal dan Seminar Nasional Civitas Akademika di Universitas Alwashliyah Medan, Senin (13/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Civitas akademika Universitas Alwashliyah Medan bersama Ikatan Sarjana Al Washliyah (Isarah) menggelar kegiatan halalbihalal dan seminar nasional di Aula Univa Medan, Senin (13/4/2026).

Kegiatan ini mengangkat tema ‘Merajut Ukhuwah dan Jembatan Hati dalam Membangun Karakter Mahasiswa Menuju Indonesia Emas 2045’ serta dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan lanjutan kampus.

Rektor Univa Medan, Saiful Akhyar Lubis dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi, termasuk media yang turut menyiarkan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan ucapan Idul Fitri kepada seluruh civitas akademika.

“Atas nama pimpinan universitas, kami mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah. Mari kita saling memaafkan dengan tulus dan ikhlas. Minal aidin wal faizin, taqabbalallahu minna wa minkum,” katanya.

Rektor menegaskan bahwa pembangunan kampus UNIVA membutuhkan dukungan bersama.

Baca juga: UNIVA Medan Gandeng Tribun Medan, Perkuat Publikasi dan Kolaborasi Pendidikan

“Pembangunan lanjutan kampus ini tentu memerlukan partisipasi dan kontribusi dari kita semua,” ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan seminar nasional ini mampu memperkuat nilai ketakwaan dan karakter mahasiswa.

“Kita berharap upaya ini mengantarkan kita kepada takwa, dan nilai itu tercermin dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua BPH Univa Medan, Dedi Iskandar Batubara, menekankan pentingnya keberkahan Ramadan dalam setiap langkah.

“Atas nama BPH, kami mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah. Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah kita,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pembangunan gedung lanjutan kampus.

“Kalau bicara Rp 12 miliar, wallahu’alam. Hari ini mungkin belum ada, tapi kami yakin bangunan itu bisa terwujud,” katanya optimistis.

Ketua PP Isarah, Adheri Zulfikri Sitompul berharap, seminar ini memberikan dampak nyata bagi mahasiswa.

“Semoga hasil seminar ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata. Di tengah bonus demografi, kita tidak boleh tertinggal dari kampus lain,” ungkapnya.

Bimbingan dan arahan sekaligus pembukaan kegiatan disampaikan Ketua Umum PB Al Jam’iyatul Washliyah, Masyhuril Khamis.

Ia menekankan pentingnya kaderisasi alumni untuk memperkuat peran organisasi di berbagai daerah.

“Alumni perlu didorong menjadi kader, dilatih, lalu didistribusikan ke berbagai wilayah agar menjadi kekuatan baru bagi umat,” ujarnya.

Dalam sesi seminar, sejumlah narasumber turut hadir, termasuk anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung yang menyoroti pentingnya pembangunan karakter berbasis indikator kemajuan global.

Ia menjelaskan, hasil riset lembaga di Swedia pada awal 2000-an menunjukkan bahwa negara-negara maju seperti Finlandia, Norwegia, dan Swedia memiliki indeks pembangunan manusia yang tinggi.

“Indeks pembangunan manusia itu diukur dari kualitas pendidikan, kesehatan, dan harapan hidup. Negara-negara tersebut selalu berada di peringkat atas, sementara Indonesia masih di kisaran 120 hingga 130,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyinggung indikator kebahagiaan dan keamanan sebagai ukuran kemajuan suatu negara.

“Salah satu indikator kebahagiaan itu sederhana, seperti seberapa sering masyarakat tersenyum. Bahkan di negara-negara tersebut, tingkat keamanannya sangat tinggi, sampai kendaraan bisa diparkir tanpa dikunci,” katanya.

Menurutnya, hal tersebut menjadi tantangan bagi Indonesia, khususnya generasi muda.

Ia menegaskan, mahasiswa harus mampu memperkuat karakter, integritas, dan kualitas diri untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved