Perkuat Tata Kelola Perguruan Tinggi, USU Gelar Pelatihan Kepemimpinan Akademik
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti rangkaian pre-test dan post-test, pemaparan materi, diskusi, serta presentasi.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan dalam Pengelolaan Manajemen Pendidikan Tinggi sebagai upaya memperkuat tata kelola dan kepemimpinan di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 20–21 Januari 2026, di Digital Learning Center Building USU.
Pelatihan tersebut dirancang untuk mendukung peran strategis pimpinan akademik USU dalam menjalankan misi Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia, pendidikan, serta pengelolaan institusi pendidikan tinggi.
Sejumlah narasumber kompeten dihadirkan dalam kegiatan ini, antara lain Hermawan Kresno Dipojono, Agus Dwi Handaya, Nixon LP Napitupulu, Rayi Pradono Iswara, Dany Amrul Ichdan, serta Bayu Arie Fianto.
Para pemateri membahas berbagai aspek kepemimpinan dan manajemen pendidikan tinggi yang relevan dengan tantangan pengelolaan universitas saat ini.
Rektor USU, Muryanto Amin, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penyegaran bagi pimpinan akademik dalam menghadapi dinamika dan perubahan kebijakan pendidikan tinggi yang terus berkembang.
Baca juga: Digelar di Aula FIB USU, Busana India dan Batik Warnai Perayaan Hari Hindi Sedunia
Ia juga menekankan pentingnya peran Senat Akademik sebagai elemen fundamental dalam pengambilan kebijakan akademik yang berpengaruh terhadap arah dan kemajuan universitas.
“Pelatihan ini dirancang sebagai forum peningkatan kompetensi sekaligus ruang dialog strategis bagi pimpinan,” ujarnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti rangkaian pre-test dan post-test, pemaparan materi, diskusi, serta presentasi.
Metode tersebut digunakan untuk mengukur efektivitas pelatihan sekaligus manfaat yang diperoleh peserta.
Dalam konteks kebijakan nasional, misi Asta Cita menjadi kerangka strategis pembangunan, termasuk di bidang pendidikan tinggi.
Misi tersebut mencakup penguatan sistem pertahanan dan kemandirian bangsa melalui swasembada di berbagai sektor, pengembangan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, serta kelanjutan hilirisasi dan industrialisasi guna meningkatkan nilai tambah dalam negeri.
Rektor USU berharap, pelatihan kepemimpinan serupa dapat dilaksanakan secara rutin, minimal dua kali dalam setahun, sebagai bentuk komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan dan tata kelola pendidikan tinggi.
“Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi pimpinan di lingkungan Universitas Sumatera Utara dalam menjalankan peran strategisnya,” pungkasnya.
| Qariah Nasional Asal MAN 2 Medan Lolos Kedokteran USU Jalur SNBP 2026 |
|
|---|
| USU Umumkan Jajaran Wakil Rektor dan Sekretaris, Rektor Ingatkan Kolaborasi dan Kerja Kolektif |
|
|---|
| Tiga Prodi Ini Paling Diburu di USU pada SNBP 2026, Hukum hingga Farmasi |
|
|---|
| Busana India dan Batik Warnai Perayaan Hari Hindi Sedunia 2026 di USU |
|
|---|
| Ajang Keamanan Siber Nasional 2025 Hadir di Medan, Soroti Ancaman Digital di Dunia Pendidikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Muryanto-Amin-3.jpg)