Breaking News

Berita Internasional

Suami Bunuh Istri, Jasad Disembunyikan dalam Kotak Kayu Dilapis Semen untuk Hilangkan Bukti

Seorang Wanita yang merupakan pakar nutrisi dan diet ditemukan tewas di kediamannya.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/MStar.com
BUNUH ISTRI - Suami sembunyikan jasad istrinya di dalam kotak kayu lalu dilapis semen untuk hilangkan bukti pembunuhan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang Wanita yang merupakan pakar nutrisi dan diet ditemukan tewas di kediamannya.

Korban yang berusia 39 tahun diduga dibunuh oleh suaminya sendiri dalam sebuah peristiwa tragis yang terjadi di Salabatpura, Gujarat, India.

Dikutip dari Mstar.com, Kamis (30/4/2026), berdasarkan keterangan pihak kepolisian, setelah melakukan pembunuhan, tersangka yang diketahui bernama Vishal berupaya menghilangkan jejak dengan cara menyembunyikan jenazah korban di dalam sebuah kotak kayu.

Untuk menghindari bau menyengat serta mencegah keberadaan jenazah terdeteksi, kotak tersebut kemudian ditutup rapat menggunakan campuran tanah dan semen.

Langkah tersebut diduga dilakukan secara sengaja sebagai upaya untuk menutupi kejahatan yang telah dilakukan. Polisi menyebut tindakan tersebut sebagai upaya sistematis untuk menyembunyikan bukti, mengingat penggunaan material seperti semen dapat memperlambat proses pembusukan sekaligus menekan penyebaran bau.

Hasil penyelidikan awal mengungkap bahwa tersangka sebelumnya pernah bekerja di industri pemolesan berlian.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, ia diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap atau menganggur. Kondisi ekonomi yang tidak stabil tersebut disebut-sebut menjadi salah satu pemicu konflik dalam rumah tangga pasangan tersebut.

Pasangan suami istri ini diketahui telah menjalani kehidupan pernikahan selama 16 tahun. Meski telah lama bersama, hubungan keduanya dilaporkan kerap diwarnai pertengkaran yang semakin meruncing dalam beberapa waktu terakhir.

Polisi menyatakan bahwa konflik yang terjadi bukan hanya berkaitan dengan masalah ekonomi, tetapi juga menyangkut isu kepercayaan di antara keduanya.

Dalam proses penyelidikan, aparat kepolisian juga menemukan sebuah catatan yang diduga merupakan pengakuan dari tersangka.

Catatan tersebut ditemukan sebelum tersangka mencoba melarikan diri. Dalam isi catatan itu, tersangka mengungkapkan bahwa ia telah lama terlibat dalam pertengkaran dengan istrinya.

Ia juga menyatakan bahwa tekanan dalam pernikahan yang terus berlangsung membuatnya tidak lagi mampu mengendalikan diri hingga akhirnya melakukan tindakan fatal tersebut.

Selain itu, pihak berwenang turut mengungkap bahwa pasangan tersebut sering bertengkar akibat adanya dugaan perselingkuhan serta rasa saling curiga yang berkembang di antara keduanya.

Situasi tersebut memperburuk kondisi hubungan rumah tangga mereka hingga mencapai titik yang tidak terkendali.

Kasus pembunuhan ini mulai terungkap setelah ayah korban melaporkan kepada pihak kepolisian karena tidak berhasil menghubungi anak perempuannya dalam beberapa waktu. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan ke kediaman pasangan tersebut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved