Berita Internasional

Pengantin Wanita Disiram Cat Hitam oleh Kakak Ipar di Tengah Pernikahan, Ternyata Dendam Masa Lalu

Peristiwa tak biasa yang terjadi dalam sebuah acara pernikahan di Inggris menarik perhatian publik dan menjadi perbincangan luas.

TRIBUN MEDAN/SANOOK
PERNIKAHAN. Kakak ipar ngamuk dan siram pengantin wanita di tengah acara pernikahan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Peristiwa tak biasa yang terjadi dalam sebuah acara pernikahan di Inggris menarik perhatian publik dan menjadi perbincangan luas.

Seorang kakak ipar menyiramkan cat hitam ke pengantin wanita tepat saat prosesi pernikahan hendak dimulai.

Insiden tersebut tidak hanya mengejutkan para tamu yang hadir, tetapi juga mengungkap konflik keluarga yang telah berlangsung lama.

Dikutip dari Sanook.com Selasa (28/4/2026), kejadian tersebut berlangsung pada Mei 2024 dalam pernikahan seorang wanita bernama Gemma Monk, 35 tahun, yang digelar di kota Maidstone.

Pelaku diketahui bernama Antonia Eastwood, 49 tahun, yang merupakan kakak ipar dari pengantin wanita.

Tindakan itu terjadi saat Gemma tengah bersiap berjalan menuju prosesi pernikahan, momen yang seharusnya menjadi puncak kebahagiaan dalam hidupnya.

Menurut laporan yang beredar, Eastwood menyiramkan cat hitam dari sebuah kaleng yang berada di dalam mobil milik anaknya.

Ia mengaku bahwa tindakannya dilakukan secara spontan akibat emosi yang memuncak. Namun, di balik tindakan tersebut, terungkap adanya konflik panjang yang melibatkan hubungan keluarga antara dirinya dan Gemma Monk.

Awal mula ketegangan dalam keluarga ini disebut bermula ketika Eastwood mulai menjalin hubungan dengan kakak laki-laki Gemma pada April 2023. Hubungan tersebut kemudian berlanjut ke jenjang pernikahan hanya dalam waktu lima bulan.

Kondisi ini diduga memicu rasa tidak nyaman dan kecemburuan dari pihak Gemma, yang diketahui telah menjalin hubungan dengan pasangannya selama lebih dari 20 tahun tanpa adanya pernikahan.

Seiring waktu, hubungan antara keduanya semakin memburuk. Gemma disebut kerap membicarakan mantan kekasih kakaknya, yang membuat Eastwood merasa tidak nyaman dan tersinggung.

Ketegangan semakin meningkat dengan adanya tuduhan bahwa Gemma berusaha mengganggu jalannya pernikahan Eastwood sebelumnya. Tindakan yang dituduhkan termasuk mengganti pendamping pengantin pria serta mencoba membuat Eastwood terjatuh dalam acara tersebut.

Konflik yang tidak terselesaikan itu akhirnya mencapai puncaknya pada hari pernikahan Gemma. Meski telah dilarang untuk hadir, Eastwood bersama suaminya tetap datang ke lokasi acara. Saat melihat pengantin wanita, emosi yang telah lama terpendam disebut memuncak. Dalam kondisi tersebut, Eastwood mengambil kaleng cat hitam dari mobil dan menyiramkannya ke arah Gemma.

Akibat kejadian tersebut, pengantin wanita tampak terpukul. Bagian kiri wajah, dada, serta gaun putih yang dikenakannya terlihat ternodai cat hitam pekat. Dalam rekaman yang beredar, Gemma sempat menarik rambut Eastwood sebelum pelaku melarikan diri bersama suaminya meninggalkan lokasi acara.

Meski mengalami kejadian yang mengganggu jalannya prosesi, Gemma memutuskan untuk tetap melanjutkan pernikahannya. Ia mengganti gaun yang telah ternoda dan melangsungkan upacara dalam waktu sekitar dua jam setelah insiden terjadi.

Dalam pernyataannya, Gemma menegaskan bahwa dirinya dan pasangannya telah lama menantikan momen tersebut dan tidak ingin kejadian itu menggagalkan rencana yang telah disusun.

“Kami sudah menunggu hari ini begitu lama, tidak ada yang bisa menghentikan kami,” ujar Gemma, sebagaimana dikutip dari laporan media.

Sementara itu, kasus tersebut berlanjut ke ranah hukum. Pengadilan memutuskan bahwa Antonia Eastwood bersalah atas tindakan perusakan properti. Ia dijatuhi hukuman 10 bulan penjara dengan masa percobaan selama satu tahun. Selain itu, ia juga diwajibkan menjalani kerja sosial selama 160 jam sebagai bagian dari konsekuensi hukum atas perbuatannya.

Dalam keterangannya, Eastwood mengaku merasa malu dan menyesali tindakannya. Ia juga menyatakan bahwa sebelum kejadian ini, dirinya tidak pernah berurusan dengan pihak kepolisian. Selain dampak hukum, ia mengungkapkan bahwa insiden tersebut turut memberikan tekanan psikologis yang cukup berat bagi dirinya.

(cr31/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved