Deli Serdang Terkini

Penumpang Pesawat di Bandara Kualanamu Diperkirakan Capai 443.036 Orang selama Arus Mudik

Arus mudik di Bandara Kualanamu pada tahun ini diperkirakan akan mencapai diangka 443.036 orang penumpang.

|
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
APEL MUDIK - Seluruh steakholder yang terlibat dalam pengamanan dan pelayanan di Bandara Kualanamu mengikuti kegiatan apel persiapan arus mudik di Bandara Kualanamu ,Jumat (13/3/2026). Diproyeksikan pada musim mudik tahun ada 443.036 orang penumpang yang bakal sampai dan berangkat dari Bandara Kualanamu. 

TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Arus mudik di Bandara Kualanamu pada tahun ini diperkirakan akan mencapai diangka 443.036 orang penumpang baik dari yang datang maupun yang berangkat.

PT Angkasa Pura Aviasi sebagai pengelola bandara memperkirakan ada 3.009 pergerakan pesawat nantinya.

Hal ini lantaran adanya penerbangan tambahan (extra flight) untuk melayani penumpang. 

"PT Angkasa Pura Aviasi bersama seluruh stakeholder di Bandara Kualanamu telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh guna memastikan operasional angkutan lebaran 1447 H/2026 berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa bandara," ujar Plt Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono, Jumat (13/3/2026). 

Saat ini salah satu persiapan yang sudah tampak dilakukan adalah dengan adanya pendirian posko angkutan lebaran. Posko akan beroperasi selama 18 hari mulai dari 13 hingga 30 Maret. Selama periode tersebut trafik penumpang diproyeksikan mengalami peningkatan signifikan. 

"Pada rentang 13 hingga 30 Maret jumlah penumpang yang datang dan berangkat diperkirakan mencapai 443.036 orang, dengan total 3.009 pergerakan pesawat.Untuk mengantisipasi peningkatan trafik tersebut, Bandara Kualanamu juga mencatat adanya 151 penerbangan tambahan (extra flight) dari sejumlah maskapai, yang didominasi oleh rute menuju dan dari Jakarta serta Palembang," kata Dedy. 

Ditambahkan berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk memastikan kelancaran operasional bandara selama periode angkutan lebaran tahun ini. Melalui posko terpadu pihaknya  mengintegrasikan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari maskapai, AirNav Indonesia, Otoritas Bandar Udara, TNI/Polri, hingga instansi terkait lainnya. "Dengan begitu setiap potensi gangguan operasional dapat diantisipasi secara cepat dan efektif," sebut Dedy. 

Dari sisi operasional, Bandara Kualanamu didukung oleh kesiapan personel dan fasilitas bandara yang memadai. Sebanyak 439 personel Aviation Security (Avsec), 61 personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF), serta 1.237 personel ground handling disiagakan untuk mendukung kelancaran operasional selama periode angkutan lebaran.Untuk mendukung konektivitas penumpang menuju dan dari bandara, moda transportasi darat juga telah disiapkan, antara lain 60 unit bus, 70 unit taksi, 175 taksi online, serta layanan kereta api bandara dengan 24 perjalanan per hari.

Sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa selama bulan ramadan dan periode mudik Lebaran, Bandara Kualanamu juga menghadirkan sejumlah program pelayanan tambahan, seperti pembagian takjil bagi penumpang, dekorasi tematik ramadan di area terminal, serta berbagai aktivitas pelayanan lainnya yang memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat.PT Angkasa Pura Aviasi juga terus memperkuat aspek keselamatan dan keamanan melalui pelaksanaan Ramp Safety Campaign dan Terminal Safety Campaign, serta memastikan seluruh fasilitas dan infrastruktur bandara beroperasi secara optimal selama periode Angkutan Lebaran.

(dra/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved