Deli Serdang Terkini

Pasar Murah Deli Serdang, Emak-emak Kecewa Beras SPHP dan Minyakita Tak Tersedia

Disperindag Deli Serdang menggelar pasar murah di wilayah Tanjung Morawa, Rabu (25/2/2026).

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Indra Gunawan
PASAR MURAH - Puluhan emak-emak di Tanjung Morawa menunggu kedatangan beras SPHP dan minyakita di stand Pasar Murah Tanjung Morawa, Rabu (26/2/2026). Karena hingga pukul 11.00 barang tidak kunjung tampak mereka pun kemudian banyak yang kembali pulang. 

TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Dinas Perindustrian dan Perdangan (Disperindag) Kabupaten Deli Serdang menggelar pasar murah di wilayah Tanjung Morawa, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan ini dilakukan berdasarkan Surat Edaran Bupati Deli Serdang Nomor 500/1179 tanggal 18 Februari 2026 tentang pelaksanaan kegiatan pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri serta Penguatan Tata Niaga Pangan di Kabupaten Deli Serdang.

Untuk lokasinya dibuat di halaman Masjid Ubudiyah Aulawiyah PTPN pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). 

Kegiatan ini sempat mendapat antusias yang positif dari kalangan emak-emak. Mereka datang karena satu hari sebelumnya sudah mendapatkan informasi melalui media sosial.

Karena sudah dicantumkan daftar harga yang dijual mereka pun kemudian datang sejak pagi. 

Informasi yang dihimpun ada yang sudah datang sejak pukul 08.00 karena takut kehabisan. Sampai di lokasi banyak emak-emak yang akhirnya kecewa.

Sebab barang yang mau dibeli ternyata tidak ada sampai pukul 11.00.

"Rumahku di Desa Lengau Seprang datang ke sini karena pasar murah inilah. Namanya emak-emak mau cari yang murahlah. Beras SPHP dibilang cuma 56.500 dan minyak kita cuma dibilang 14.500. Tapi sampai sini rupanya kayak gini keadaanya (barangnya nggak ada tersedia)," ujar Ayu

Pantauan Tribun Medan saat itu ada puluhan emak-emak yang datang hanya untuk mencari beras SPHP dan minyak goreng merk Minyakita.

Hanya sebagian saja yang saat itu tertarik dengan produk-produk lain yang ikut dijual. Karena lokasi pasar murah ini dibawah pohon yang rindang mereka pun rela menunggu berjam-jam. 

"Kalau yang lain belum tertarik mau beli beras sama minyaknya aku. Sampai sini belum ada rupanya. Kami lihat di medsos makanya tau dan datang hari ini," kata Leli emak-emak lainnya. 

Beberapa emak-emak mengaku dari lokasi sempat beranjak ke kantor Camat Tanjung Morawa karena informasi dari lokasi didapatkan beras ada dijual di sana.

Karena disana pun ternyata tidak ada mereka pun kemudian kembali lagi ke lokasi. Hingga pukul 11.00 WIB karena tidak ada tanda-tanda barang yang ditunggu datang kemudian sebagian diantara mereka pun balik pulang. 

Sementara itu dari data yang dihimpun ada 16 item yang diagendakan dijual di tempat ini. Namun hingga pukul 11.00 WIB hanya tiga item yang belum tersedia dengan alasan masih diperjalanan yakni beras SPHP, minyak kita dan gula pasir.

Untuk harganya Beras SPHP 5 Kg Rp. 56.500, Minyakita 1 Liter Rp. 14.500, Gula Pasir 1 Kg Rp. 17.500, Beras Premium 10 Kg Rp. 149.000,Beras Premium 5 Kg Rp. 75.000, Gula Pasir 1 Kg Rp. 17.500, Minyak Goreng Premium 1 Liter Rp. 18.500, Minyak Goreng Bimoli 1 Liter Rp. 20.500, Minyak Goreng Bimoli 2 Liter Rp. 41.000, Susu SKM Kaleng Rp. 14.000, Teh Celup Sariwangi Rp. 6.000, Teh Celup Tobasari Rp. 5.500, Intermie Rp. 6.000/5 pcs, Indomie Goreng/Kari Rp. 15.000/5 pcs, Supermie Rp. 7.500/5 pcs dan Roma Kelapa Rp. 9.000/pcs. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved