Deli Serdang Terkini

Polisi Pastikan Pengendara yang Tewas di Kawasan Perkebunan Karet Galang Korban Tabrak Lari

Polisi memastikan pengendara sepeda motor yang tewas dan ditemukan tergilas di pinggir jalan Lubuk Pakam merupakan korban tabrak lari.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN
TABRAK LARI: Kanit Gakkum Polresta Deli Serdang, Iptu Robertus Gultom melihat jasad korban di RSUD Amri Tambunan, Rabu (22/10/2025). Kasus ini kini sedang diselidiki karena korbannya merupakan korban tabrak lari. 

TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Satlantas Polresta Deli Serdang memastikan pengendara sepeda motor yang tewas dan ditemukan tergilas di pinggir jalan Lubuk Pakam-Galang area perkebunan karet Desa Tanah Abang Kecamatan Galang adalah korban tabrak lari, Rabu (22/10/2025).

Korbannya bernama Tepuk Purba (60) warga Desa Damak Gelugur Kecamatan Silinda Kabupaten Serdang Bedagai. Korban saat itu sedang mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 BK 5895 XBM. 

Informasi yang dihimpun di Satlantas Polresta Deli Serdang saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelakunya. Kasusnya sudah tercatat dalam laporan polisi nomor LP/ A/ 65  /X/ 2025/SPKT/SATLANTAS POLRESTA/DELI SERDANG. Dari data yang dihimpun unit Laka Lantas, korban sebelumnya datang dari arah Galang menuju Lubuk Pakam. 

Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sempat menabrak bagian belakang mobil yang belum diketahui jenis dan nomor polisinya dan berada di posisi depannya yang datang dari arah yang sama. Karena hal itu korban kemudian terlempar ke kanan dan terlindas oleh mobil yang datang dari arah berlawanan yang juga belum diketahui nomor polisinya. Korban mengalami luka robek dan remuk dibagian tubuh dan tewas di tempat. Jasad korban sempat dibawa ke RSUD Amri Tambunan di Lubuk Pakam. 

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Deli Serdang, Iptu Robertus Gulkom yang dikonfirmasi memperkirakan peristiwa kecelakaan itu terjadi sekira pukul 06.45. Diakui sampai saat ini belum ada petunjuk yang didapat siapa orang yang menabrak dan menggilas korban. Sebagai upaya telah dilakukan pengecekan CCTV di sekitar lokasi. 

"Belum ada petunjuk siapa yang nabrak, Masih penyelidikan. Keluarga sudah menerima dan kemarin Kadesnya juga sempat datang. Ceritanya korban mau ke Arah Lubuk Pakam dan mau nemui anaknya di Tanjung Morawa, rupanya di tengah jalan kecelakaan," ujar Robertus Gultom, Kamis (23/10/2025). 

Soal darah di TKP yang sedikit saat polisi melakukan evakuasi terhadap korban dijelaskan oleh Robertus Gultom karena saat kejadian posisinya juga sedang turun hujan. Karena itu darah banyak tersapu. "Banyak media yang tanya kok darahnya sedikit tapi sedang hujan. Tabrak lari ini. Waktu kami datang ke TKP, sudah ramai nggak asli lagi (jejak TKP). Motornya juga sudah diparkir," kata Gultom. 

Saiful salah satu warga yang diwawancarai www.tribun-medan.com mengatakan dirinya sempat melintas di sekitar TKP pukul 07.10 WIB. Saat itu masih ada 4 orang yang mendekati korban. Ia sempt heran mengapa pada saat itu darah korban sedikit di pinggir jalan.

"Hujan masih gerimis itu kejadiannya. Aku pun heran juga kok darahnya sedikit. Kalau motornya itu jaraknya sekitar 20 meter gitulah sama korban ini. Bapak bapak korbannya itu, waktu aku lewat ya belum ditutupi sama sekali korban ini makanya aku tau," kata Saiful.

(dra/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved