Latihan Terakhir Matangkan Persiapan, PSMS Hadapi PSPS Pekanbaru Tanggal 28 Maret 2026

PSMS Medan memberikan waktu libur kepada para pemain menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

TRIBUN MEDAN/HO
LATIHAN PSMS - Penggawa PSMS Medan menjalani sesi latihan di Stadion Mini Disporasu, baru-baru ini. Staf pelatih PSMS Medan menyusun konsep latihan secara khusus selama bulan suci Ramadan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PSMS Medan memberikan waktu libur kepada para pemain menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Keputusan tersebut diambil di tengah persiapan dan evaluasi tim yang sedang dilakukan untuk menghadapi laga berikutnya melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Utama Sumatera Utara pada 28 Maret 2026 mendatang.

Meski memberikan kesempatan bagi pemain untuk merayakan Lebaran bersama keluarga, tim pelatih tetap memastikan bahwa program persiapan pertandingan tetap berjalan sesuai rencana. Evaluasi performa tim dan peningkatan kesiapan pemain terus dilakukan sebelum masa libur dimulai.

Pelatih kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengatakan bahwa tim masih akan menjalani satu sesi latihan lagi sebelum para pemain mulai diliburkan. Ia menyebutkan bahwa latihan terakhir dijadwalkan pada 11 Maret, sebelum pemain resmi memasuki masa libur pada 12 Maret. “Tanggal 12 kita mulai libur. Latihan terakhir itu tanggal 11, jadi besok kita masih latihan,” ujar Eko Purdjianto, Minggu (8/3).

Dalam sesi latihan terakhir tersebut, tim pelatih tetap memanfaatkan waktu untuk melakukan evaluasi terhadap penampilan tim sekaligus mempersiapkan strategi menghadapi pertandingan melawan PSPS Pekanbaru.

Menurut Eko, meskipun pertandingan masih sekitar dua minggu lagi, persiapan harus dilakukan sejak sekarang agar kondisi tim tetap terjaga. Program latihan juga difokuskan pada perbaikan beberapa aspek permainan yang dinilai masih perlu ditingkatkan. “Di latihan ini kita tetap melakukan evaluasi dan tetap mempersiapkan tim untuk pertandingan tanggal 28 Maret. Walaupun masih sekitar dua minggu lagi, kita sudah mulai persiapan dari sekarang,” jelasnya.

Setelah menjalani masa libur Lebaran, para pemain dijadwalkan kembali berkumpul dan memulai latihan pada 23 Maret. Pada periode tersebut, intensitas latihan akan ditingkatkan mengingat waktu pertandingan sudah semakin dekat.

Eko menegaskan bahwa setelah para pemain kembali dari masa libur, tim akan langsung menjalani program latihan yang lebih intens untuk mematangkan kesiapan menghadapi PSPS Pekanbaru. “Terlepas nanti ada libur Lebaran, mereka akan kita liburkan dulu. Setelah itu, tanggal 23 Maret mereka sudah kembali dan kita akan lebih intens dalam persiapan karena sudah mendekati pertandingan,” pungkasnya. 

Baca juga: Liga 4 Sumut, Brimo Langkat Siapkan 24 Pemain

Jalani Pemeriksaan MRI

BEK kiri PSMS Medan, Saddam Hi Tenang, masih menjalani pemeriksaan tim medis setelah mengalami cedera saat pertandingan tandang melawan FC Bekasi City. Hingga kini, kondisi pemain bertahan tersebut masih dalam tahap observasi dokter untuk memastikan tingkat cedera yang dialaminya.

Saddam diketahui mengalami cedera ketika PSMS Medan menghadapi FC Bekasi City dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (28/2).

Pada pertandingan tersebut, Saddam terlibat benturan keras dengan pemain FC Bekasi City, Iksan Chan, pada babak pertama. Insiden itu terjadi saat kedua pemain sama-sama berupaya merebut bola di sisi lapangan.

Benturan tersebut membuat Saddam langsung terjatuh dan terlihat kesakitan di atas lapangan. Tim medis PSMS Medan kemudian segera masuk untuk memberikan penanganan awal di pinggir lapangan.

Namun setelah mendapatkan pemeriksaan awal, kondisi Saddam dinilai tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan. Demi menghindari risiko cedera yang lebih serius, tim pelatih akhirnya memutuskan untuk menariknya keluar lebih cepat dari lapangan.

Pelatih kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengatakan bahwa hingga saat ini kondisi Saddam masih dipantau oleh tim dokter. Ia menjelaskan bahwa pemain berposisi bek kiri tersebut dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan menggunakan Magnetic Resonance Imaging (MRI) guna mengetahui secara pasti kondisi lututnya. “Saddam kemarin masih dalam observasi dokter. Dia rencananya akan menjalani MRI dulu untuk melihat sejauh mana cedera yang dialaminya,” kata Eko Purdjianto.

Eko menjelaskan bahwa cedera tersebut terjadi pada bagian lutut setelah Saddam terjatuh usai benturan dengan pemain lawan. Saat ini, Saddam dipastikan belum dapat mengikuti sesi latihan bersama tim. Tim pelatih memilih memberikan waktu pemulihan terlebih dahulu sembari menunggu hasil pemeriksaan medis yang lebih lengkap. (cr29/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved