Motor Hilang di Parkiran Mal Pelayanan Publik Kota Medan, Korban Protes Keamanan Parkir
Sebuah insiden pencurian sepeda motor dialami seorang wanita paruh baya di area parkir Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebuah insiden pencurian sepeda motor dialami seorang wanita paruh baya di area parkir Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan, Jalan Iskandar Muda, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, pada Senin (8/12).
Sepeda motor tersebut diketahui milik Karolina D Sirait. Motor yang hilang di area parkiran merupakan kendaraan untuk mencari nafkah. Motornya hilang saat sedang membantu saudaranya mengurus KTP di MPP.
Karolina mengungkapkan, saat kejadian, dia bersama saudaranya datang ke MPP sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah memarkirkan motornya di depan pintu masuk, mereka masuk untuk mengurus berkas administrasi. "Jadi kereta (motor) masih ada saya lihat," ujarnya.
Kemudian, Karolina pun diminya untuk memfotocopy ulang berkas yang telah dibawanya, Begitu ia kembali ke MPP, ia melihat sepeda motornya masih terlihat di parkiran.
Setelah menunggu proses administrasi sekitar satu jam dan bersiap pulang, korban langsung menuju ke parkiran. Namun ia kemudian menyadari sepeda motor miliknya telah lenyap. "Saya lihat kereta (motor) saya sudah tidak ada," katanya.
Atas kehilangan tersebut, korban langsung melaporkan ke petugas keamanan dan meminta untuk melihat rekaman Closed-Circuit Television (CCTV).
Berdasarkan dari rekaman CCTV, terlihat petugas keamanan (satpam) sedang duduk di atas motor miliknya sebelum motor tersebut hilang. "Saya tunjuk, 'kamu yang duduk di kereta saya tadi kan?'" tegas Karolina.
Namun sang satpam mengaku tidak tahu soal kejadian selanjutnya. Korban pun menyayangkan atas tindakan beberapa orang yang terlihat menutupi kamera CCTV di rekaman tersebut. "Kayaknya ada tiga orang nutupin CCTV itu," lanjutnya.
Meski telah melaporkan ke Polsek Medan Baru yang telah melakukan olah TKP, hingga kini belum ada perkembangan. Karolina merasa kecewa karena pihak pengelola MPP dinilai tidak bertanggung jawab dan hanya menyuruhnya melapor polisi.
"Kenapa tidak aman, Sementara itu sepeda motor miliknya yang hilang untuk mencari makan, bukan sepeda motor untuk jalan-jalan," tuturnya.
Baca juga: Warga Tuntut Kepala Desa Dibebaskan, Ramai-ramai Gelar Aksi di Depan PN Kapanjahe
Motor Penopang Hidup
KAROLINA mengatakan, motor miliknya yang hilang merupakan alat transportasi untuk bekerja menjaga odong-odong (wahana permainan anak). Kehilangan motor, katanya, samgat memberatkan ekonominya karena dia harus bekerja pergi pulang bekerja naik ojek online (OJol).
"Saya nggak sanggup bayar Gojek terus-terusan, pulang balik pergi naik Gojek, sudah melebihi dari gaji saya," keluhnya.
Dia berharap pihak berwajib dan pemerintah kota menindaklanjuti laporannya dengan serius. Sebagai fasilitas pelayanan publik yang diusung pemerintah, korban berharap MPP dapat menjamin keamanan pengunjungnya.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Poltak Tambunan saat dikonfirmasi Tribun Medan, pada Rabu (17/12). mengatakan bahwa korban sudah membuat laporan di Polsek Medan Baru. Saat ini pihaknya masih menyelidiki laporan tersebut. "Laporan korban sedang kita selidiki dan pengembangan ya," katanya. (cr9/Tribun-Medan.com)
| Motor Teknisi CCTV Dicuri Saat Perbaiki Kamera, Korban Ragu Lapor ke Polsek Sunggal |
|
|---|
| Sepeda Motor Guru Les Privat Hilang Saat Ngajar, Baru Ketahuan Saat Pulang |
|
|---|
| Modus Pinjam Motor lalu Duplikat Kunci, Pria di Deli Serdang Larikan Sepeda Motor Teman Sendiri |
|
|---|
| Dua Mahasiswa USU Jadi Korban Pencurian, Sepeda Motor di Indekos Raib Digondol Maling |
|
|---|
| Motor Pedagang Soto di Medan Johor Dibawa Kabur Maling, Wajah Pelaku Terekam CCTV |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Motor-Hilang-MPP.jpg)