Warga Medan Kota Keluhkan Banjir hingga LPJU yang Padam

Program Sapa Warga dari Wali Kota Medan Rico Waas terus menjadi ruang dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat.

TRIBUN MEDAN/DEDY
SAPA WARGA - Sejumlah warga menyampaikan unek-unek permasalahan lingkungan, mulai banjir, drainase, pencemaran, lampu padam ke Wali Kota Medan Rico Tri Waas. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Program Sapa Warga dari Wali Kota Medan Rico Waas terus menjadi ruang dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat. Kali ini, kegiatan tersebut digelar bersamaan dengan gotong royong di Jalan Santun, Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota.

Dalam pertemuan itu, berbagai persoalan disampaikan warga mulai dari penanganan banjir, infrastruktur lingkungan, keamanan, hingga upaya peningkatan ekonomi melalui investasi.

Menjawab keluhan warga soal banjir, Rico Waas menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan dalam mengurangi dampak genangan air. Ia menyebut Pemko Medan terus berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II melakukan normalisasi sungai dan saluran drainase.

“Kami juga menyiapkan beberapa titik kolam retensi untuk mengurangi debit air saat hujan deras,” ujar Rico Waas, Minggu (14/12)

Namun demikian, ia mengingatkan peran aktif masyarakat tetap menjadi kunci utama. Menurutnya, masih banyak saluran drainase yang menyempit akibat tumpukan sampah. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Gotong royong ini diharapkan bisa membangkitkan kembali kesadaran menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.

Seorang warga setempat, Rosita mengaku banjir yang selama ini melanda Gang Sumatera kini tak lagi terjadi setelah dilakukan pengorekan drainase. Meski demikian, ia berharap penerangan jalan di gang tersebut segera diperbaiki.

Menanggapi hal itu, Rico langsung menginstruksikan Dinas Perhubungan Kota Medan untuk turun ke lokasi dan melakukan perbaikan.

Dalam kesempatan yang sama, Rico memberikan apresiasi kepada warga yang aktif menjaga keamanan lingkungan melalui siskamling. Hal itu disampaikannya setelah Rustam, perwakilan warga, melaporkan telah berdirinya 13 pos kamling di wilayah tersebut. “Target kita ada 16 pos kamling. Ini bukti bahwa masyarakat punya kepedulian tinggi terhadap keamanan lingkungan,” ucap Rico.

Sementara itu, terkait peningkatan ekonomi dan pencegahan kerawanan sosial, Rico Waas menyebut Pemko Medan terus mendorong masuknya investasi. Ia mengungkapkan realisasi investasi Kota Medan tahun ini telah melampaui target.

Baca juga: Dugaan Penggelapan Uang Rp 1 Milliar, Pengacara Dilaporkan Klien ke Polda Sumut

“Target kita sembilan triliun rupiah, dan alhamdulillah sudah terlampaui. Harapannya ini bisa membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya,” jelasnya.

Selain investasi, Pemko Medan juga fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan serta bantuan akses permodalan bagi masyarakat. “Kita hubungkan masyarakat dengan perbankan agar bisa mengembangkan usaha,” tambahnya.

Menutup kegiatan tersebut, Rico Waas menegaskan komitmennya untuk terus turun ke lapangan dan mendengar langsung aspirasi warga. “Saya ingin terus menyapa warga dan memastikan setiap keluhan mendapat tindak lanjut,” pungkasnya. (dyk/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved