Thamrin Kenchi Club Perkenalkan Olahraga Sepak Kenchi ke Siswa Bodhicitta School

Thamrin Kenchi Club (TKC) terus berupaya memperluas pengenalan olahraga tradisional sepak kenchi kepada generasi muda.

TRIBUN MEDAN/Aprianto Tambunan
SOSIALISASI SEPAK KENCHI - Thamrin Kenchi Club (TKC) menyosialisasikan sepak kenchi ke siswa-siswi Bodhicitta School, di Tegal Sari Mandala I, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sabtu (13/12). Program ini untuk memperluas pengenalan olahraga tradisional asal Tiongkok kepada generasi muda. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Thamrin Kenchi Club (TKC) terus berupaya memperluas pengenalan olahraga tradisional sepak kenchi kepada generasi muda. Kali ini, TKC menyambangi Bodhicitta School yang berlokasi di Tegal Sari Mandala I, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sabtu (13/12), untuk memperkenalkan secara langsung olahraga asal Tiongkok tersebut kepada para siswa-siswi.

Pantauan Tribun Medan di lokasi kegiatan, suasana tampak meriah sejak awal acara. Para siswa-siswi dari berbagai tingkatan terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian perkenalan sepak kenchi. Mereka tidak hanya menyimak penjelasan teori mengenai sejarah, aturan, serta teknik dasar permainan, tetapi juga menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi saat sesi praktik dimulai.

Saat tim TKC memperagakan cara bermain sepak kenchi, para siswa-siswi terlihat fokus memperhatikan setiap gerakan dan arahan yang diberikan. Bahkan, banyak di antara mereka yang langsung mencoba mempraktikkan teknik dasar seperti kontrol bola, tendangan, dan kerja sama tim. Antusiasme tersebut semakin terlihat ketika para siswa dengan penuh semangat bergantian mencoba memainkan sepak kenchi di bawah bimbingan langsung instruktur dari TKC.

Ketua Umum Thamrin Kenchi Club, Wendy Zheng menjelaskan bahwa kegiatan kunjungan ke sekolah-sekolah ini merupakan bagian dari agenda rutin TKC dalam memperkenalkan sepak kenchi di Indonesia, khususnya kepada pelajar. Ia berharap melalui kegiatan ini dapat lahir bibit-bibit atlet baru yang nantinya mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami kembali mengadakan agenda berkunjung ke sekolah dengan tema memperkenalkan sepak kenchi Indonesia. Harapan kami, dari perkenalan ini bisa muncul bibit-bibit baru dan generasi baru sepak kenchi, sehingga ke depan mereka bisa kami bawa ke ajang nasional maupun internasional,” ujar Wendy kepada Tribun Medan, Sabtu (13/12).

Wendy juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Bodhicitta School yang telah memberikan ruang dan kesempatan bagi TKC untuk memperkenalkan sepak kenchi kepada para siswa. Menurutnya, dukungan dari pihak sekolah sangat penting dalam proses pengembangan olahraga ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah yang sudah memberikan izin kepada kami untuk memperkenalkan sepak kenchi kepada murid-murid. Harapan kami, semoga semua murid merasa senang dan tertarik untuk mengikuti sepak kenchi. Sejauh ini, sekolah-sekolah yang sudah kami kunjungi memberikan respons yang sangat positif,” tambahnya.

Ia menegaskan, TKC akan terus menjangkau sekolah-sekolah lain yang belum mengenal sepak kenchi. Menurut Wendy, TKC siap hadir untuk mengenalkan olahraga ini kepada para pelajar di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya pembinaan jangka panjang.

Baca juga: PSDS Optimistis Menang Lawan Persipa, Demi Bangkit dari Dasar Klasemen

Sementara itu, Kepala SMP Bodhicitta School, Hartono, menyambut baik kehadiran tim TKC di sekolahnya. Ia mengaku sangat mengapresiasi inisiatif TKC yang telah memperkenalkan olahraga baru dan bernilai positif bagi perkembangan siswa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada TKC yang sudah memberikan kesempatan kepada kami untuk memperkenalkan sepak kenchi kepada anak-anak. Ini merupakan ajang olahraga yang sangat positif dan baik, karena anak-anak tidak hanya mendapatkan kesehatan, tetapi juga pelatihan dan pengalaman baru dari kegiatan seperti ini,” ujar Hartono.

Hartono menambahkan, pihak sekolah merasa bersyukur karena Bodhicitta School terpilih sebagai salah satu sekolah yang menjadi calon tempat pencarian bibit atlet sepak kenchi. Menurutnya, hal ini menjadi kebanggaan tersendiri karena para siswa berpeluang untuk dibina hingga bisa mewakili Indonesia di masa mendatang. “Kami tentunya menyambut baik kehadiran tim TKC hari ini, dan bersyukur karena sekolah kami dipilih sebagai salah satu sekolah calon pemilihan bibit tim TKC yang nantinya bisa mewakili Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut, Hartono mengungkapkan bahwa pihak sekolah berencana menjadikan sepak kenchi sebagai agenda rutin. Bahkan, tidak menutup kemungkinan olahraga ini akan dimasukkan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

“Ini menjadi salah satu rencana kami ke depannya untuk dijadikan jadwal tetap. Kami melihat sepak kenchi merupakan kegiatan yang sangat baik, dan kami akan realisasikan sebagai agenda bulanan yang dijalankan oleh tim sekolah. Ke depan, sepak kenchi bisa menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler di Bodhicitta School,” katanya. (cr29/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved