23 Pelatih Ikuti Kursus Lisensi C PSSI di Medan
Sebanyak 23 peserta resmi mengikuti kursus kepelatihan Lisensi C PSSI yang digelar Akademi Utamasia.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebanyak 23 peserta resmi mengikuti kursus kepelatihan Lisensi C PSSI yang digelar Akademi Utamasia di Lapangan Boca Junior, Medan. Kegiatan ini berlangsung selama dua pekan, mulai 1 hingga 14 Desember 2025, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelatih sepak bola di Sumatera Utara.
Ketua Panitia, Iskandar Syah menjelaskan, bahwa jumlah peserta awalnya mencapai 26 orang. Namun, jadwal pelaksanaan mengalami perubahan akibat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah, sehingga kegiatan terpaksa ditunda satu pekan dari jadwal semula. Kondisi tersebut membuat tiga peserta mengundurkan diri.
“Total peserta sekarang 23 orang dari yang awalnya 26. Karena jadwal mundur akibat banjir, ada tiga peserta yang tidak bisa ikut karena cuti mereka sudah tidak sesuai dengan jadwal baru,” ujar Iskandar kepada Tribun Medan, Selasa (2/12).
Iskandar menegaskan bahwa tujuan utama penyelenggaraan kursus ini bukanlah mengejar angka peserta, melainkan menghasilkan pelatih berkualitas dan berlisensi resmi. Ia menyoroti pentingnya perubahan pola pikir dalam dunia pembinaan sepak bola usia dini.
“Target kami tidak muluk-muluk. Kami ingin setelah kursus ini, semakin banyak pelatih berkualitas di Medan. Selama ini, banyak pelatih di level grassroot atau SSB hanya fokus untuk menang. Mindset ini harus diubah. Pelatih harus bisa mengajarkan orang tua dan anak-anak bahwa latihan bukan hanya mengejar kemenangan, tetapi bermain dengan bagus dan benar,” jelasnya.
Kursus Lisensi C PSSI ini dipimpin langsung oleh instruktur nasional, Firmansyah, dan dibantu oleh asisten instruktur, Mahruzar. Keduanya diharapkan mampu memberikan materi yang komprehensif terkait metode latihan modern, manajemen tim, dan pembinaan pemain usia muda.
Baca juga: Pebalap Medan Agung Firansyah Rebut Perak dan Perunggu di Malaysia
Iskandar juga mengungkapkan bahwa kursus yang diselenggarakan Akademi Utamasia ini sudah memasuki edisi ketujuh sejak akademi tersebut berdiri. Sementara khusus tahun 2025, ini merupakan kali ketiga mereka menyelenggarakan kursus lisensi kepelatihan.
“Kami berharap ke depannya bisa menggelar kursus lisensi yang lebih tinggi lagi, seperti Lisensi B. Namun untuk Lisensi B, kami harus bekerja sama dengan PSSI pusat karena tidak bisa melaksanakan secara mandiri. Mereka juga harus masuk dalam unsur kepanitiaan,” katanya.
Meski demikian, Akademi Utamasia memastikan akan terus mengadakan kursus Lisensi C dan D secara berkelanjutan sebagai kontribusi nyata terhadap perkembangan sepak bola usia dini dan kualitas pelatih di Kota Medan. (cr29/Tribun-Medan.com)
| Akademi Utamasia Minta Dukungan Penggunaan Lapangan Cadika ke Wali Kota Dorong Liga Usia Dini Murah |
|
|---|
| Akademi Utamasia Rayakan Ulang Tahun ke-5, Fokus Evaluasi dan Pembinaan Usia Dini |
|
|---|
| 23 Peserta Ikuti Kursus Lisensi C PSSI di Medan, Akademi Utamasia Fokus Cetak Pelatih Berkualitas |
|
|---|
| Target Lahirkan Pelatih Berkualitas, Utamasia Akan Gelar Kursus Pelatih Lisensi C |
|
|---|
| Utamasia Kembali Gelar Kursus Pelatih Lisensi C, Targetkan Lahirkan Pelatih Berkualitas untuk Sumut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pembukaan-kursus-kepelatihan-Lisensi-C-PSSI-yang-digelar-Akademi-Utamasia.jpg)