Diharapkan Jadi Cabor Andalan Sumut, Kejurda Bola Tangan Piala Gubsu Resmi Digelar
Kejuaraan Daerah (Kejurda) bola tangan memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) tahun 2025 resmi digelar.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kejuaraan Daerah (Kejurda) bola tangan memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) tahun 2025 resmi digelar. Kejurda yang berlangsung di GOR Futsal Disporasu pada 23-28 September 2025 ini, dibuka secara langsung oleh Gubsu Bobby Afif Nasution.
Dalam sambutannya, Bobby Nasution mengapresiasi Pengprov ABTI Sumut yang bekerja dengan baik, meski baru dilantik beberapa bulan lalu. Mengingat, ajang ini menjadi kejuaraan pertama Pengprov ABTI Sumut pascadilantik pada 21 Mei 2025 lalu. "Kalau di bilang cabor di sumut ini, baru. Ketuanya luar biasa dalam lima bulan sudah bisa memperkenalkan ke tingkat kabupaten dan kota," ungkap Bobby.
Bobby juga menilai bahwa animo peserta maupun masyarakat terhadap olahraga bola tangan ini cukup besar. Ini menjadi bukti suksesnya Pengprov ABTI Sumut dalam diseminasi ke kalangan masyarakat.
Untuk itu, Bobby berharap bola tangan bisa menjadi salah satu cabor yang bisa menjadi andalan Sumut dikancah nasional. "Diharapkan jadi cabor yang bisa diandalkan, pada PON bisa menyumbangkan emas," ucapnya.
Untuk itu, mantu Presiden ke-7 Indonesia itu berharap seluruh peserta maupun atlet bola tangan bisa bekerja keras meningkatkan kemampuan diri. Sehingga kedepannya, bisa menjadi atlet andalan Sumut. "Harus ditekuni, sportivitas harus dijunjung tinggi dan prestasi harus tetap diraih," ujarnya.
Kejurda ini diikuti 16 tim putra dan 12 tim putri dari kabupaten dan kota se-Sumatra Utara. Melihat animo besar pada ajang ini, Bobby berjanji akan memberikan hadiah tambahan kepada tim yang sukses meraih gelar juara. Bobby berjanji 2 unit sepeda listrik akan menanti tim yang sukses menjadi juara pertama. Hadiah tambahan ini guna meningkatkan motivasi seluruh peserta dalam Kejurda ini.
"Harus (didukung) karena ini baru (cabor baru. Jadi harus di dukung dan diberikan semangat," ungkapnya.
Baca juga: Petinju Alvian Nasution Bidik Emas di Porkot Medan
Sementara itu, Ketum KONI Sumut Hatunggal Siregar mengatakan bahwa cabor bola tangan memang belum menjadi bagian dari anggota KONI Sumut. Namun, melihat perkembangan ABTI yang sudah berada di 27 Kabupaten/Kota se-Sumut, membuat cabor bola tangan ini sudah layak menjadi anggota resmi KONI Sumut.
Ia pun mengaku sudah menjalin komunikasi dengan Pengprov ABTI Sumut, untuk menyelesaikan administrasi yang dibutuhkan. Sehingga pada Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) tahun 2026 mendatang bisa dipertandingkan.
"Kami berharap di Porprov akan kami ikutsertakan dalam kejuaraan Porprov," ujar Hatunggal.
Mantan ketua FOPI Sumut itu berharap, bola tangan bisa menjadi cabor andalan dalam multi event olahraga di nasional maupun internasional. "Kita berharap menjadi tambahan medali di event nasional dan membanggakan sumut," katanya.
Sementara itu, Ketum ABTI Sumut, Hendra Cipta mengatakan bahwa kejurda ini merupakan ajang pertama yang digelar ABTI Sumut, guna menyosialisasikan bola tangan ke masyarakat. "Mudah-mudahan ini langkah awal kita untuk menjadi lebih besar. Saya yakin olahraga ini akan diminati dan berkembang di Sumut," katanya. (cr29/Tribun-Medan.com)
| Tim Kota Medan Raih Gelar Juara Kategori Putra Kejurda ABTI Sumut |
|
|---|
| Pengkot ABTI Medan Optimistis Bisa Masuk Final di Kejurda Bola Tangan Piala Gubsu 2025 |
|
|---|
| Kejurda Bola Tangan Piala Gubsu Resmi Digelar, Diharapkan Jadi Cabor Andalan Sumut |
|
|---|
| Peserta Penataran Pelatih ABTI Kota Medan Minim |
|
|---|
| ABTI Kota Medan Gelar Rapat Persiapan Porkot 2025 Bersama 21 Klub |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kejurda-Bola-Tangan-Piala-Gubsu_.jpg)