Pemulihan & Penguatan Masyarakat Sumut Pascabencana: UT Hadir melalui PkM Nasional Kebencanaan 2026
Pemulihan & Penguatan Masyarakat Sumut Pascabencana: UT Hadir melalui PkM Nasional Kebencanaan 2026
TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Universitas Terbuka (UT) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Nasional Kebencanaan Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (8/5).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan dan penguatan masyarakat pascabencana melalui pendekatan pemberdayaan sosial, pendidikan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. Melalui program ini, UT hadir tidak hanya sebagai institusi pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun ketahanan sosial dan kemanusiaan di wilayah terdampak.
Program PkM Kebencanaan UT 2026 menjangkau tiga provinsi di Sumatera sekaligus. Untuk Provinsi Aceh, kegiatan menyasar 3 kabupaten dan 4 desa yang terdampak langsung. Pada provinsi Sumatera Utara, tim UT menjangkau 2 kabupaten dan 2 desa. Sementara di Sumatera Barat, program dilaksanakan di 2 kabupaten dan 4 desa. Secara keseluruhan, PkM ini menjangkau 7 kabupaten dan 10 desa di wilayah Sumatera.
Pelaksanaan kegiatan di Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemerintah setempat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kantor Camat Tanjung Pura, Kepala Desa Pematang Cengal, pengurus BKM Masjid Nurul Hikmah, guru-guru SD Negeri 057224 Desa Pematang Cengal, pengurus pemuda dan Karang Taruna, serta perwakilan masyarakat dari 13 dusun yang berada di Desa Pematang Cengal.
Dalam program PkM Kebencanaan ini, Universitas Terbuka menyalurkan berbagai bantuan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satu program utama yang dilaksanakan ialah pembangunan sumur bor di Masjid Nurul Hikmah sebagai upaya penyediaan akses air bersih bagi masyarakat sekitar.
Di bidang pendidikan, UT memberikan bantuan seragam sekolah bagi siswa kelas 1 hingga kelas 5 sebanyak 95 potong, serta bantuan tas sekolah sebanyak 25 buah untuk siswa kelas 6 SD Negeri 057224 Desa Pematang Cengal. Selain itu, UT juga menyalurkan bantuan literasi berupa 517 judul buku bacaan dengan total sekitar 1.000 eksemplar guna mendukung peningkatan minat baca dan kualitas pendidikan masyarakat desa.
Untuk mendukung aktivitas kepemudaan dan pembinaan generasi muda, UT turut menyerahkan bantuan peralatan olahraga berupa 12 paket bola futsal, bola kaki, dan bola basket. Sementara itu, bantuan perlengkapan rumah tangga dan fasilitas pendukung masyarakat juga diberikan dalam bentuk enam paket kompor gas serta dua lemari kabinet.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, Universitas Terbuka juga menyalurkan bantuan pangan berupa 205 paket beras masing-masing seberat 5 kilogram serta 120 paket sembako kepada warga Desa Pematang Cengal.
Direktur Universitas Terbuka Medan Yasir Riady menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk hadir membantu masyarakat, khususnya dalam situasi krisis dan pemulihan pascabencana. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga memperkuat nilai kemanusiaan, solidaritas, dan gotong royong. Hadir pada Kegiatan ini dari LPPM - Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Ibu Yusrafiddin Yserta Dosen FKIP Adrian Rasyki dari UT Pusat, serta Tim UT Medan Eka Evriza, Husni Mubarak, Okky Agastya dan Perwakilan Ormawa UT Medan.
Kegiatan PkM Nasional Kebencanaan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun ketahanan sosial pascabencana. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, UT berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat semangat masyarakat untuk bangkit dan berkembang secara mandiri.
Universitas Terbuka terus berkomitmen menghadirkan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan sosial yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.(*)
| Tapanuli Economic Forum 2026: Bank Sumut Hadirkan KUR BERKAH untuk Perkuat Ekonomi Inklusif |
|
|---|
| Pascabencana, Pemprov Sumut Prioritaskan Perbaikan Lima Sektor |
|
|---|
| Anggaran Penanganan Pascabencana ke Sumut akan Ditambah, Gubsu Bobby: Angkanya Belum Terinfokan |
|
|---|
| Komisi VIII DPR RI Apresiasi Penanganan Pascabencana Pemkab Deli Serdang |
|
|---|
| Pemulihan Bencana, Belajar Mengajar di MAN 1 Tapteng Sudah Berlangsung Normal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pemulihan-dan-Penguatan-Masyarakat-Sumatera-Utara.jpg)