Borong 121 Juara, Sempoa SIP Pelangi Medan Ukir Prestasi Gemilang di Ajang Komsipnas Award 2025

Borong 121 Juara, Sempoa SIP Pelangi Medan Ukir Prestasi Gemilang di Ajang Komsipnas Award 2025

Editor: Aisyah Sumardi
TRIBUN MEDAN
Borong 121 Juara, Sempoa SIP Pelangi Medan Ukir Prestasi Gemilang di Ajang Komsipnas Award 2025 

Dengan predikat sebagai peraih juara terbanyak, Sempoa SIP Pelangi berharap prestasi ini dapat memotivasi lebih banyak anak di Sumatera Utara dan Aceh untuk mencintai ilmu pengetahuan dan melatih ketangkasan berpikir. 

Umarani bermimpi agar anak-anak didikannya tidak hanya hebat dalam angka, tetapi juga menjadi manusia yang berguna bagi bangsa di masa depan.

 

Untuk diketahui, Sempoa SIP Pelangi berada di Jalan Brigjen Katamso, Nomor 683 B dan D, dekat simpang Jalan Pelangi, Kota Medan.

Dulu Sulit Berhitung, Kini Anak Jadi Kreatif Berkat Sempoa SIP

Matematika seringkali menjadi tantangan besar bagi anak-anak di usia dini. Hal ini pula yang sempat dirasakan oleh Mama Grace, salah satu orang tua murid yang mengaku kesulitan saat mengajari buah hatinya mengenal angka, penjumlahan, hingga perkalian.

Namun, keresahan tersebut berubah menjadi rasa bangga setelah ia mengenal metode pembelajaran di Sempoa SIP Pelangi. Mama Grace bercerita bahwa perkembangan anaknya melonjak signifikan setelah bergabung.

 

"Dulu sebelum masuk Sempoa SIP, anak sangat sulit diajari mengenal angka dan hitung-hitungan. Setelah bergabung, ternyata anak saya jauh lebih berkembang. Saya bangga melihat kemajuan mereka," ungkapnya penuh syukur.

Selain melihat kemajuan pada sang anak, Mama Grace menekankan bahwa metode ini juga sangat membantu peran orang tua di rumah. Dengan fondasi matematika yang kuat, anak-anak menjadi lebih mandiri dalam belajar.

 

Beberapa poin keunggulan yang dirasakan Mama Grace antara lain adaptasi cepat. Anak lebih mudah menangkap pelajaran di sekolah karena sudah menguasai rumus dasar.

Lalu, efisien bagi orang tua. Sebab, orang tua tidak lagi merasa lelah atau stres saat mendampingi anak belajar. Kemudian kreatif dan inovatif, pola pikir anak menjadi lebih terbuka dan tajam dalam memecahkan masalah.

 

Analisis dari Sudut Pandang Pendidik

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved