Berita Advertorial
Upacara Hari Kesadaran Nasional, ASN Samosir Kompak Kenakan Ulos
Hari ini, Jumat (17/10/2025), ulos atau kain tradisional khas Batak Toba resmi ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, PANGURURAN - Hari ini, Jumat (17/10/2025), ulos atau kain tradisional khas Batak Toba resmi ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai salah satu warisan budaya tak benda Indonesia.
Setahun setelahnya, tepatnya 17 Oktober 2015, Kemendikbud menetapkan tanggal 17 Oktober sebagai Hari Ulos Nasional. Sejak saat itu, Hari Ulos Nasional dirayakan dengan beragam acara.
Upacara Hari Kesadaran Nasional yang digelar setiap tanggal 17 tiap bulannya, menjadi momen bersamaan dengan perayaan Hari Ulos Nasional, seluruh ASN di lingkungan Pemkab Samosir terlihat kompak mengenakan ulos dan pakaian bermotif ulos dalam upacara yang digelar di Halaman Kantor Bupati Samosir, Jumat (17/10/2025).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hotraja Sitanggang yang bertindak sebagai Pembina Upacara menyampaikan kekagumannya terhadap ulos, yang menurut hematnya sebagai warisan budaya berupa kain tenun batak yang melambangkan kasih sayang.
“Kain ulos tidak lepas kedudukannya dengan orang batak, mulai dari dilahirkan sampai meninggalkan kehidupan," ujar Hotraja, Jumat (17/10/2025).
"Selain simbol kasih sayang, ulos dimaknai sebagai harapan dan nilai-nilai luhur yang diterima keturunan atau marga didalam batak,” sambungnya.
Hotraja mengajak seluruh ASN bangga dengan jati diri dan tradisi sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya yang sudah diturunkan dari leluhur kita, satu diantaranya yakni kain ulos.
Ia juga mengingatkan seluruh aparatur untuk kembali merefleksikan diri, dalam mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai seorang aparatur yang profesional.
“Ini menjadi perenungan kita dalam perayaan Hari Kesadaran Nasional dan Hari Ulos ini, sudahkah pola pikir dan cara pandang saya dengan ulos yang melambangkan kasih sayang dengan cara perlakuan yang terbaik yang saya lakukan? Sudahkah saya melakukan cara-cara terbaik yang ada dalam potensi diri saya, dalam melakukan tugas pokok dan fungsi saya,” sambungnya.
Ini menjadi pesan yang harus kita ingat bersama, sehingga ada upaya-upaya yang kita lakukan dalam pelestarian budaya yang kita miliki.
Diakhir arahannya, ia juga mengajak seluruh ASN menyukseskan ajang kompetisi lari paling bergensi di dunia ‘Trail of The Kings’ yang digelar pertama sekali di Indonesia dan dilaksanakan di Kabupaten Samosir, mulai hari ini sampai dengan minggu.
Diharapkan kita turut meramaikan event tersebut dan menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh peserta dan wisatawan yang berkunjung.
(cr3/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Pertamina Patra Niaga Sumbagut Siagakan Satgas Ramadan-Idulfitri, Pastikan Distribusi Energi Lancar |
|
|---|
| 250 Pemudik Gratis Diberangkatkan Pegadaian Kanwil I Medan, Warga Antusias Pulang Kampung |
|
|---|
| Pegadaian Kanwil I Medan Berangkatkan 250 Pemudik Gratis, Bantu Warga Pulang Kampung jelang Lebaran |
|
|---|
| Bupati Samosir Buka Musrenbang RKPD 2027, Dorong Pembangunan SDM dan Penguatan Ekonomi |
|
|---|
| Dokter Spesialis dari Sunway Medical Centre Penang Edukasi Warga Medan Soal Nyeri Tulang Belakang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ASN-di-Lingkungan-Pemkab-Samosir-mengenakan-ulos-saat-Hari-Ulos.jpg)