Berita Internasional

Ibu Mertua Tak Menyukai Pengantin Wanita, Bawa Mantan Kekasih Putranya untuk Kacaukan Pernikahan

Sang ibu datang membawa mantan kekasihnya sendiri ke acara sakral dan berusaha membatalkan pernikahan di hadapan semua tamu.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PERNIKAHAN: Ilustrasi pernikahan. Ibu mertua datang membawa mantan kekasih putranya untuk membatalkan pernikahan karena tak suka dengan pengantin wanita, Senin (23/6/2025). (TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA) 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pria membagikan kisah mengejutkan yang terjadi di hari pernikahannya.

Sang ibu datang membawa mantan kekasihnya sendiri ke acara sakral dan berusaha membatalkan pernikahan di hadapan semua tamu.

Kejadian ini menimbulkan perdebatan sengit dalam keluarga dan menuai reaksi luas dari warganet setelah dibagikan melalui forum Reddit.

Dikutip dari Sanook.com, Senin (23/6/2025), pria berusia 30 tahun asal luar negeri ini menceritakan bahwa ia dan kekasihnya, June, telah menjalin hubungan asmara selama tiga tahun sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah dalam sebuah pesta kecil bersama kerabat dan teman-teman dekat.

Ia mengaku orangtuanya telah bercerai sejak ia kecil, namun ia tetap ingin mengundang keduanya beserta pasangan baru mereka ke hari penting tersebut.

Untuk itu, ia memberikan masing-masing dua undangan resmi kepada ayah dan ibunya.

Namun, tanpa diduga, ibunya justru datang ke acara pernikahan membawa Margo, mantan kekasihnya yang sudah lima tahun ia tinggalkan.

Pria itu mengaku bahwa hubungan mereka dulu kandas karena Margo bersikap terlalu mengekang dan posesif.

Meski demikian, ibunya tetap menyukai Margo dan bahkan tidak pernah benar-benar menerima kehadiran June sebagai kekasih baru anaknya.

Kehadiran Margo di acara pernikahan langsung menimbulkan ketegangan. Pria itu menyaksikan ibu, ayah, istri baru ayah, dan Margo duduk bersama di meja tamu, sebuah pemandangan yang membuat suasana menjadi sangat canggung.

Ia pun merasa bingung dan marah, namun mencoba tetap tenang berkat dukungan June yang berusaha menenangkannya.

Tak lama kemudian, ia menghampiri ibunya dan dengan sopan memintanya untuk meninggalkan acara bersama Margo demi menjaga suasana.

Namun, permintaannya tidak diterima baik.

Sang ibu justru mencoba membujuknya untuk membatalkan pernikahan dan kembali kepada Margo, dengan dalih bahwa Margo adalah cinta sejati anaknya.

Ia bahkan menyebut June sebagai penghalang kebahagiaan putranya.

Situasi memanas.

Akhirnya, pria tersebut meminta temannya untuk secara langsung mengantar ibunya dan Margo keluar dari acara.

Setelah keduanya pergi, suasana menjadi lebih tenang, dan prosesi pernikahan pun dapat dilanjutkan hingga selesai.

Ia dan June kemudian menjalani bulan madu sesuai rencana.

Namun, saat kembali dari bulan madu, ia mendapati ratusan pesan masuk di ponselnya dari keluarga dan kerabat yang menyalahkannya karena dianggap tidak berbakti kepada ibu kandung.

Ibunya pun diduga menyebarkan versi cerita yang berbeda kepada keluarga besar, menyebut bahwa sang anak mengusir ibunya demi seorang wanita.

Meski istri dan adik perempuannya membela tindakannya, sang pria mulai meragukan apakah keputusannya sudah benar.

Ia merasa mungkin seharusnya cukup meminta Margo pergi, bukan mengusir ibunya dari acara penting itu. Namun, di sisi lain, ia juga yakin bahwa keputusan tersebut diperlukan demi melindungi pernikahannya yang baru saja dimulai.

Kisah ini mendapat banyak perhatian warganet, yang sebagian besar memberikan dukungan kepada pengantin pria.

Banyak yang menilai bahwa tindakannya sudah tepat, karena ibunya telah melewati batas dengan membawa mantan pacar ke acara pernikahan anaknya sendiri.

(cr31/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved